Mendes Kembangkan Buah Organik di Kawasan Transmigrasi

Fahmi Firdaus , Okezone · Rabu 13 April 2016 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 13 337 1362117 mendes-kembangkan-buah-organik-di-kawasan-transmigrasi-7BWhzsDDYy.jpg Foto:Ist

JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Marwan Jafar berencana menggalakkan buah organik di kawasan transmigrasi.

"Ini menarik. Saya punya ide untuk mengembangkan ini. Dan, hasil pertanian di Ciracas ini bisa jadi percontohan," ujarnya saat meninjau hasil pertanian di Balai Besar Pengembangan Latihan Masyarakat (BBPLM) Kemendesa PDTT di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (13/4/2016).

Menurutnya, BBPLM adalah lokasi yang menjadi sentra pelatihan bagi Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) yang kemudian bertugas memberikan pelatihan kepada masyarakat desa, khususnya di wilayah transmigrasi. Saat ini terdapat 619 kawasan transmigrasi yang memiliki potensi dan karakter wilayah berbeda.

"Contohnya pepaya ini. Ini kalau kita kembangkan dan kita buat pameran di wilayah representatif, saya kira akan sangat bagus. Di sini (BBPLM) tidak hanya ada pepaya, tapi juga ada buah naga dan bengkuang. Kita jadikan ini contoh agar masyarakat termotivasi untuk berpartisipasi aktif," ujar Marwan.

Pengembangan buah organik, menurutnya, adalah inovasi bidang pertanian baru yang akan dikembangkan. Saat ada pameran internasional, buah hasil pertanian transmigran tersebut akan dipamerkan sebagai pertunjukan potensi desa.

Tidak hanya tanaman organik, Marwan juga telah melakukan kerjasama dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mengembangkan peternakan sapi di wilayah transmigrasi. "Intinya, kita ingin mengentaskan daerah tertinggal," tegasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini