JK Ajak Djan Faridz Hentikan Konflik PPP

Gunawan Wibisono, Okezone · Minggu 10 April 2016 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 10 337 1358919 jk-ajak-djan-faridz-hentikan-konflik-ppp-3JWYMcFfOU.jpg Wakil Presiden Jusuf Kalla (foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Jakarta, Djan Faridz sudah mulai melunak untuk menghentikan perseturan di internal partai berlambang kakbah tersebut.

Hal itu diketahui pada saat Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan telah menghubungi Djan Faridz, sebelum menghadiri penutupan perhelatan Muktamar VIII. JK mengaku, sudah merayu Djan Faridz untuk bisa islah, dan mengakhiri konflik.

"Tadi sebelum ke sini saya bicara dengan Pak Djan Faridz bahwa marilah kita melanjutkan persatuan ini demi kebangsaan dan beliau lagi pikir-pikir lah kesimpulannya tadi," ujar JK di dalam Muktamar VIII PPP, Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Minggu (10/4/2016).

(Baca Juga: Secara De Facto PPP Sudah Islah!)

Romahurmuziy Ketum PPP 2016-2021

Mantan Ketua Umum Partai Golkar juga mengaku yakin, jika Djan Faridz nantinya akan menghentikan konflik internal PPP tersebut.

"Mudah-mudahan bisa selesai (konflik). Saya yakin bisa selesai," katanya.

Muktamar VIII PPP akhirnya memilih Romahurmuziy (Romi) sebagai ketua umum periode 2016-2021 dan ketua tim formatur secara aklamasi.

Sesuai dengan Pasal 2 Ayat (2) tata tertib Muktamar VIII PPP, pemilihan ketua umum dan ketua formatur dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat atau aklamasi.

Dalam sidang pembahasan tata tertib, pemilihan ketua umum melalui musyawarah untuk mufakat disetujui oleh 1.062 muktamirin. Sedangkan sebanyak 87 muktamirin menghendaki mekanisme voting.

Dalam sidang pemilihan ketua umum tersebut, Romi juga ditetapkan sebagai ketua tim formatur. Sebagai ketua tim formatur, Romi bertugas menyusun komposisi pengurus harian DPP PPP selambat-lambatnya 14 hari setelah dirinya ditetapkan sebagai ketua.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini