Sandera 10 WNI, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp15 Miliar

Gunawan Wibisono, Okezone · Selasa 29 Maret 2016 08:59 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 29 337 1347980 sandera-10-wni-kelompok-abu-sayyaf-minta-tebusan-rp15-miliar-KdQBzXss1N.jpg Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso membenarkan jika kapal Indonesia Brahma 12 dibajak kelompok Abu Sayyaf di perairan Filipina. Dia mengatakan, setidaknya ada 10 WNI ditawan kelompok Abu Syyaf tersebut.

"Berita itu benar (10 WNI disandera)," ujar pria yang akrab disapa Bang Yos kepada Okezone, Selasa (29/3/2016).

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menambahkan, setidaknya kelompok Abu Sayyaf meminta uang tebusan ke pemerintah Indonesia sebesar 50 juta peso atau setara Rp15 miliar. Uang itu untuk menebus 10 WNI tersebut yang disandera.

"(Minta tembusan) 50 juta peso," katanya.

Sementara itu, Bang Yos mengaku akan berkoordinasi lebih dahulu dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), TNI, dan Polri terkait uang tebusan tersebut.

"Kita lihat perkembangan. Pemerintah akan buat keputusan setelah dapat masukan dari semua pihak," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, kapal Indonesia Brahma 12 dibajak kelompok Abu Sayyaf di perairan Filifina. Kapal yang berbobot 209 tol tersebut diketahui mengangkut batu bara.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini