nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Arist Merdeka Tolak Mandat sebagai Ketua Komnas PA Dicabut

Feri Agus Setyawan, Jurnalis · Sabtu 19 Maret 2016 12:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 03 19 337 1340294 arist-merdeka-tolak-mandat-sebagai-ketua-komnas-pa-dicabut-sRO0htOH56.jpg Arist Merdeka Sirat (Foto: Oris/Okezone)

JAKARTA – Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait, menolak jika mandat dirinya sebagai ketua dicabut oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) seluruh Indonesia. Menurutnya, keputusan pencabutan ini lahir dari pertemuan ilegal dengan memalsukan AD/ART.

"Kakakmu Arist Merdeka Sirait masih tetap memimpin Komnas PA. Maaf kalau ada masalah internal yang mengganggu upaya menyelamatkan anak," kata Arist di Kantor Komnas PA, Jalan TB Simatupang, Jakarta Timur, Sabtu (19/3/2016).

Menurutnya, dirinya bersikukuh menolak pencabutan mandat sebagai pemimpin Komnas PA ini lantaran LPA se-Indonesia itu telah menggunakan AD/ART palsu untuk menggelar rapat di Bekasi beberapa waktu lalu. Bahkan, Arist sudah melaporkan hal tersebut ke Bareskrim Mabes Polri soal pemalsuan AD/ART.

"Nyatanya rapat LPA se-Indonesia menggunakan anggaran dasar yang palsu. Kami sudah melaporkan ini ke Bareskrim," seru Arist.

Dia pun merasa heran dengan tindakan dari LPA se-Indonesia yang mencabut mandatnya dan menyerahkannya kepada Seto Mulyadi. Menurutnya, ada beberapa alasan yang dikemukakan mereka ketika mencabut mandatnya, tetapi semua tak dapat diterima.

"Saya sudah mengabdi di sini hampir 27 tahun, tiba-tiba saya dipersalahkan. Saya disalahkan," ucapnya.

Sebelumnya LPA seluruh Indonesia mencabut mandat Arist Merdeka Sirait sebagai Komnas PA. Jabatannya kini untuk sementara waktu digantikan Seto Mulyadi atau Kak Seto.

Perwakilan LPA Rudi Baihaki mengungkapkan, mandat yang sudah diberikan kepada Arist tidak diemban dengan baik. Alasannya, Arist dinilai sering mengabaikan komitmen bersama dan kurang bersosialisasi dengan koordinator di sejumlah daerah.

"Jadi sejak 27 Februari (2016), Arist sudah kami cabut mandatnya sebagai Ketua Komnas PA," kata Rudi saat konferensi pers di kawasan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis 17 Maret 2016.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini