Dihalangi Israel ke Palestina, DPR: Indonesia Negara Hukum

Salsabila Qurrataa'yun, Okezone · Jum'at 18 Maret 2016 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 18 337 1339294 dihalangi-israel-ke-palestina-dpr-indonesia-negara-hukum-95AUVu6FXE.jpg Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sempat dihalangi Israel saat berkunjung ke Kota Ramallah, Palestina guna melantik Konsul Kehormatan Republik Indonesia untuk Palestina di KBRI, Kota Amman Yordania.

Anggota Komisi I Nurhayati Ali Assegaf menuturkan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang berlandas Undang-Undang. Ia melanjutkan, masalah Indonesia yang tidak punya hubungan dengan Israel sudah tertulis jelas di dalam UUD.

"Jadi kan masyarakat dan pejabat negara harus tahu, dasar kita UUD yang tertinggi. Atas dasar itu sejak Bung Karno, Pak Hatta sampai saat ini kita taat," kata Nurhayati saat dihubungi wartwan, Jumat (18/3/2016).

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu akan memanggil Menteri Luar Negeri tentang isu adanya pertemuan rahasia komitmen bersama Israel.

"Harus diklarifikasi, semua Komisi I akan ditanyakan. Setelah reses secepatnya. Kita juga akan tanya ke Menlu apa betul ada pembicaraan itu," ujarnya.

Sementara itu, dirinya pun menganggap bahwa Israel adalah negara penjajah. Terlebih, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tegas sudah memboikot kebijakan yang dikeluarkan oleh Israel.

"Semua tahu apa yang dilakukan terhadap Palestina, jadi Israel itu penjajah. Pak Jokowi juga sudah bilang, boikot produk Israel, kita juga minta kepada TNI supaya semua taat," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini