Menteri Yohana: LGBT Masih Kontroversial

Fadhly Fauzy, Okezone · Minggu 14 Februari 2016 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 14 337 1311688 menteri-yohana-lgbt-masih-kontroversial-h2gXeioqYd.jpg

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise menolak keras berkembangnya kaum lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) yang sedang marak terjadi di kalangan mahasiswa.

Yohana sendiri masih berpegang teguh terhadap Undang-undang (UU) dalam perkawinan lawan jenis. Menurutnya, keberadaan LBGT sendiri terjadi karena pengaruh dari negara luar.

"Menolak keras LGBT. Kita melihat UU yang berlaku sementara UU diterapkan. Hal-hal di luar UU yang datang itu pengaruh dari luar," ungkap Yohana usai menghadiri acara deklarasi mengakhiri kekerasan perempuan dan anak di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (14/2/2016).

Menurutnya, LGBT merupakan hal yang tabu di Indonesia. Ia menilai, harus ada kajian dalam menanggapi kasus LGBT karena ada berbagai agama di Indonesia.

"Di negara kita LGBT kan ini masih kontroversial. Ada yang menerima, ada yang tidak menerima. Topik yang dibilang LGBT ini harus dibuka ke publik. Harus ada kajian dari seluruh Indonesia karena kita datang dari berbagai agama," tambahnya.

Namun, ia juga mengatakan pelaku LGBT berhak untuk mendapatkan perlakuan yang sama dengan yang lainnya.

"Mereka berhak berobat, berhak untuk hidup bersama yang lain. Bukan untuk mendiskreditkan," tutup Yohana.

(MSR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini