Kecuali Gerindra, Sembilan Fraksi Setuju Revisi UU KPK

Qur'anul Hidayat, Okezone · Rabu 10 Februari 2016 21:17 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 10 337 1309103 kecuali-gerindra-sembilan-fraksi-setuju-revisi-uu-kpk-1l6e8rvRhu.jpg DPR RI (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA - Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menggelar agenda untuk mendengarkan pendapat setiap fraksi di DPR RI atas harmonisasi perubahan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sembilan fraksi yakni PDI Perjuangan (PDIP), Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hanura, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan setuju dengan perubahan tersebut.

Adapun poin-poin perubahan dalam revisi adalah pengaturan soal wewenang penyadapan, pembentukan dewan pengawas, wewenang mengeluarkan SP3 dan mengangkat penyidik independen.

"Soal tata kelola dewan pengawas, perlu disusun dengan sebaiknya, dengan memperhatikan masukan dan perdebatan. Maka dengan ini PDIP menyatakan setuju agar revisi atas UU KPK dilanjutkan dalam pembahasan berikutnya," kata Wakil Ketua Fraksi PDIP Hendrawan Supratikno di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2016).

Sedangkan yang menolak revisi UU KPK adalah Partai Gerindra yang pandangannya disampaikan Aryo Djojohadikusumo. Menurutnya, poin-poin perubahan yang diajukan tak lain hanya akan melemahkan lembaga antirasuah.

"Item yang mau direvisi mengebiri KPK dalam melaksanakan tugasnya. Kami Fraksi Gerindra terus menyuarakan untuk segera dihentikan karena menyakiti rakyat Indonesia. Pelemahan jangan dikamuflase dengan penguatan. Maka kami menyatakan menolak revisi UU KPK," tegasnya.

Karena mayoritas setuju dengan perubahan UU KPK, maka akhirnya Ketua Baleg Supratman mengetok palunya agar draf yang dihasilkan bisa dibawa ke pembahasan lebih lanjut.

"APakah RUU KPK dapat disetujui untuk diproses lebih lanjut?," tanyanya.

"Setuju," jawab peserta rapat.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini