Ketum PBNU Sebut LGBT Membahayakan

Gunawan Wibisono, Okezone · Jum'at 05 Februari 2016 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 05 337 1305605 said-akil-sebut-lgbt-membahayakan-bkYdf2RKFo.jpg foto: ilustrasi Okezone

JAKARTA - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir telah melarang para lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) untuk masuk dalam universitas yang ada di Indonesia.

Terkait hal itu, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj, mengatakan apa yang diungkapkan pembantu presiden tersebut adalah benar. Hal itu lantaran LGBT bertabrakan dengan setiap ajaran agama.

"Bertabrakan dengan agama. Tapi dengan fitrah manusia tidak ada itu (LGBT), kecuali yang waria memang sejak lahir. Kalau dibikin-bikin mendadak, kemayu, itu tidak," ujar Said di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (5/2/2016).

Menurutnya, jika hal tersebut terus dibiarkan dengan pemerintah tidak ikut campur, akan membahayakan para gerenasi muda. Itu lantaran hal ini merupakan perilaku seks yang menyimpang dari ajaran agama.

"Ini akan bisa membahayakan," ujarnya.

Sebelumnya, pihak yang pro LGBT menuding pemerintah telah memasung kebebasannya. Karenan itu, mereka menilai pemerintah telah melanggar hak asasi manusia (HAM) dan demokrasi di Indonesia.

Sebelumnya, Menristekdikti Muhammad Nasir usai meresmikan kampus baru Universitas PGRI Semarang, melarang keras LGBT masuk kampus. Hal ini diungkapkan setelah muncul Support Group and Resource Center on Sexuality Studies (SGRC) di kampus Universitas Indonesia (UI).

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini