Tahanan KPK Hengky Wijaya Meninggal Dunia

Feri Agus Setyawan, Okezone · Rabu 03 Februari 2016 08:43 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 03 337 1303510 tahanan-kpk-hengky-wijaya-meninggal-dunia-JVHi7sWW0x.jpg Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA - Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Direktur Utama PT Traya Tirta Makassar, Hengky Wijaya meninggal dunia. Dia menghembuskan nafas terakhir setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta Pusat.

"Benar, Henky Wijaya meninggal, Selasa 2 Februari 2016, sekira pukul 21.00 WIB di RS Siloam Semanggi," kata Plh Kepala Biro KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Rabu (3/1/2016).

Menurut Yuyuk, sebelum dilarikan ke RS Siloam, Hengky terjatuh di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur. Terdakwa kasus dugaan korupsi pengelolaan PDAM Kota Makassar, Sulawesi Selatan ini menjalani perawatan sejak 27 Januari 2016 lalu.

"Sebelumnya, dia jatuh di Rutan Cipinang, diagnosa dokter ada penyempitan pembuluh darah. Sekarang jenazah masih di RS Siloam menunggu keputusan keluarga," terang dia.

Hengky diketahui, tengah menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Dia didakwa memberi uang suap sebesar Rp5,505 miliar kepada mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin.

Uang ditujukan dalam rangka kerja sama rehabilitasi, Operasi dan Transfer (ROT) Instalasi Pengolahan Air (IPA) II Panaikang 2007-2013 antara PDAM Kota Makassar dengan PT Traya Tirta Makassar. Akibat perbuatannya, negara dirugikan Rp45,9 miliar.

Hengky pun didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 atau Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaiman telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini