Konflik Israel-Palestina, JK: Sejak Saya Kecil Masalahnya Sama

Reni Lestari, Okezone · Sabtu 09 Januari 2016 23:08 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 09 337 1284512 konflik-israel-palestina-jk-sejak-saya-kecil-masalahnya-sama-0rAGfBxx1r.JPG Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK)

JAKARTA – Wakil Presiden Jusuf Kall (JK) menyampaikan pentingnya arti persatuan bagi sebuah negara, terlebih bagi Palestina yang masih terus memperjuangkan kemerdekaannya dari Israel.

JK mengakui telah mengikuti konflik yang terjadi di Palestina sejak dirinya kanak-kanak. Menurut mantan Ketua Umum PMI ini, masalah yang dihadapi Palestina sejak dulu hingga kini masih sama. Karenanya, ia menekankan pentingnya masyarakat Palestina bersatu jika ingin meraih kemerdekaan.

JK menyampaikan hal ini saat memberi sambutan dalam acara penyerahan secara simbolik Rumah Sakit Indonesia di Gaza kepada Pemerintah Palestina. Rumah sakit ini didirikan oleh lembaga medis kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia.

“Sejak saya kecil sampai sekarang masalahnya tetap sama. Yang paling penting, tidak mungkin masalah satu negara selesai apabila di dalamnya sendiri pecah,” kata JK di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Sabtu (9/1/2016).

Hadir dalam acara tersebut Menteri Kesehatan Palestina Jawad Awad dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Faris Mehdawi. Selain itu, JK juga didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan serta Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi.

Ia melanjutkan, inisiatif MER-C untuk membangun rumah sakit bagi warga Gaza adalah bagian dari upaya untuk mendorong masyarakat Palestina untuk bersatu meraih kemerdekaannya.

“Ini merupakan upaya mendorong mereka sendiri bersatu, tanpa bersatu apapun yang kita bikin tidak akan terjadi,” ujar dia.

Selain itu, ia juga berpesan bagi masyarakat Indonesia yang berniat mendukung Palestina, selayaknya dilakukan dengan aksi nyata, seperti yang ditunjukkan oleh MER-C. Menurutnya, demonstrasi yang digelar berbagai pihak terkait dukungan terhadap bangsa Palestina selama ini tidak berarti apa-apa tanpa aksi nyata.

“Kita tidak hanya bisa berdoa, berdemonstrasi membawa segala macam bendera, yang benar adalah apa yang dibuat oleh MER-C. Tiap hari berdemo tidak ada nilainya, pakai ikat kepala segala macam. Ikat kepala itu bisa buat beli berapa semen,” tutup JK.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini