JK Akui Inisiatif Organisasi Sosial Lebih Cepat ketimbang Pemerintah

Reni Lestari, Okezone · Sabtu 09 Januari 2016 21:21 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 09 337 1284477 jk-akui-inisiatif-organisasi-sosial-lebih-cepat-ketimbang-pemerintah-GAR8atG7Gh.jpg Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK)

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menghadiri acara Penyerahan Secara Simbolik RS Indonesia di Gaza, Palestina. RS Indonesia ini dibangun oleh lembaga medis kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia atas hasil donasi murni dari rakyat Indonesia.

Mengenai hal tersebut, JK mengakui MER-C telah mengambil inisiatif mendahului langkah pemerintah dalam membangun sarana kemanusiaan di Palestina.

"Saya ingin sekali lagi atas nama pemerintah memberikan penghargaan tinggi kepada MER-C yang telah mengambil inisiatif luar biasa mendahului pemerintah untuk mengambil langkah-langkah yang istimewa dan beramal luar biasa untuk membangun rumah sakit di Gaza," kata JK di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Sabtu (9/1/2016).

Awalnya JK sempat meragukan terlaksananya proyek kemanusiaan ini. Namun, karena dukungan seluruh rakyat Indonesia, rumah sakit yang dibangun di atas lahan seluas 16.261 meter persegi itu akhirnya dapat terwujud sejak pertama kali dicetuskan pada Januari 2009 lalu.

"Bagaimana caranya, bagaimana jalankan ini, oke-oke silakan saja, baguslah. Ini membuktikan bahwa apabila didukung oleh seluruh masyarakat semuanya bisa dilaksanakan, dengan keberanian saudara-saudara yang bekerja di sana, perusahaan-perusahaan dan Pemda tentu menjadi prestasi dan akan diingat oleh masyarakat Palestina," lanjut JK.

RS Indonesia di Gaza dibangun oleh MER-C bersama para relawan Pondok Pesantren Al-Fatah se-Indonesia. RS ini dibangun di lahan seluas 16.261 meter persegi yang merupakan wakaf dari pemerintah Palestina. Luas bangunan sekitar 10.000 meter persegi.

Pembangunan fisik RS Indonesia resmi dimulai pada Mei 2011. Pembangunan terus berlanjut meski pada 2012 dan 2014 terjadi peperangan. RS Indonesia pun rampung pertengahan 2014.

Rumah sakit ini terdiri dari dua lantai dan ruang bawah tanah. Ada 90 ruang rawat inap, 10 ruang instalasi gawat darurat, satu laboratorium, satu ruang radiologi dan 10 ruang perawatan intensif berkapasitas 100-150 pasien. "Semua itu dengan total dana Rp126 Milyar," kata Ketua Presidium MER-C, Hendri Hidayatullah.

Selain JK dan Jawad, hadir pula Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, serta Duta Besar Palestina untuk Indonesia Faris Mehdawi. Beberapa duta besar negara sahabat lainnya juga datang menghadiri penyerahan Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini