DPR Minta TNI AU Kaji Ulang Kerja Sama dengan Korsel

Gunawan Wibisono, Okezone · Senin 21 Desember 2015 13:48 WIB
https: img.okezone.com content 2015 12 21 337 1271990 dpr-minta-tni-au-kaji-ulang-kerja-sama-dengan-korsel-SElbtZRQuY.jpg T-50i Golden Eagle (Youtube)

JAKARTA - Pesawat jet tempur T-50i Golden Eagle buatan Korea Aerospace Industries, Korea Selatan jatuh pada saat melakukan atraksi di Gebyar Dirgantara di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, akibatnya dua pilot tempur terbaik Indonesia tewas.

Atas kejadian tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais meminta, pemerintah dalam hal ini TNI AU mengkaji ulang kerja sama pesawat tempur dengan negeri ginseng tersebut. Pasalnya, kata dia, jet tempur T-50i terbilang masih baru yang dibeli pada tahun 2013.

"Insiden T-50i harus jadi peringatan bagi pemerintah dan TNI agar lebih cermat (menjalin kerjasama) dengan Korea Selatan," ujar Hanafi saat dikonfirmasi, Senin (21/12/2015).

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menegaskan, jika hasil investigasi telah keluar, dan terbukti jatuhnya pesawat tersebut masalah mesin, maka TNI AU harus memutuskan masalah kerja sama tersebut. "Temuan investigasi insiden T-50i ini, baru diputuskan lanjut atau tidak," katanya.

Sekedar informasi, pemerintah Indonesia memiliki 16 pesawat jet tempur tipe T-50i Golden Eagle, pesawat tersebut hasil pengembanga Korean Aerospace Industries dengan bantuan Lockheed Martin, Amerika.

Pesawat tempur itu didatangkan sejak september 2013, hingga Febuari 2014. Jet tempur T-50i dibeli oleh TNI AU seharga US$22 juta per unit. Selain berfungsi sebagai pesawat tempur, pesawat berbobot 14 ton ini juga digunakan sebagai pesawat latih bagi penerbang pemula.

T-50 Golden Eagle adalah pesawat canggih yang dilengkapi dengan sistem avionic digital, seperti persenjataan, radar warning receiver, dan mampu mendekteksi keberadaan musuh dari jarak jauh.

Pesawat tempur ringan ini didatangkan untuk menggantikan peswat Hawk K-53 yang sudah uzur. Dalam konfigurasi maksimal, pesawat ini mampu mencapai ketinggian hingga 55 ribu kaki diatas permukaan bumi. Bahkan kecepatan maksimalnya mencapai 1 setengah kali kecepatan suara.

Desain dan penampilannya sekilas mirip F-16, sebagai pesawat tempur, total kapasitas angkut persenjataan mencapai sekitar 15 ton. Kemampuan pesawat T-50i milik TNI AU dengan panjang 43 kaki serta lebar sayap 31 dan tinggi 16 kaki ini juga dilengkapi radar udara sehingga akan mampu mengubah misi latih jet langsung, pesawat ini bisa digunakan pada semua misi operasi, baik misi udara ke udara atau udara ke darat, baik siang atau malam, pada segala cuaca.

T-50i Golden Eagle juga akan dilengkapi dengan persenjataan yang dapat digunakan dalam berbagai misi. Di antaranya AIM-9 Sidewinder, bom MK-82, BDU-33, AGM-65 Maverick, MK-20 Cluster Bomb Unit, dan bom pintar JDAM.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini