Revisi PP Salah Tangkap, Kapolri: Perlu Masukan Semua Pihak

ant, · Selasa 01 Desember 2015 05:31 WIB
https: img.okezone.com content 2015 12 01 337 1258636 revisi-pp-salah-tangkap-kapolri-perlu-masukan-semua-pihak-gWmERnOFSN.jpg Kapolri, Jenderal Pol Badroddin Haiti (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengatakan, revisi terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 1983 tentang Ganti Rugi Korban Salah Tangkap, perlu masukan dari berbagai elemen.

"Kita harus lihat pendapat-pendapat yang ada, tentu semua faktor perlu diperhatikan," kata Badrodin di Kantor Kemenkopolhukam, Senin 30 November 2015.

Mantan Kapolda Sulawesi Tengah ini menambahkan, pihaknya akan mengikuti proses revisi Peraturan Pemerintah yang saat ini sedang dibahas oleh Jaksa Agung dan Mahkamah Agung itu.

"Kita ikuti saja, apakah itu diterima atau tidak, kita harus perhatikan masukan-masukan itu," sambungnya.

Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham), berencana merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1983 tentang Ganti Rugi Korban Salah Tangkap, untuk kemudian dapat diganti dengan ketentuan baru pada bulan Desember 2015.

Revisi PP 27 Tahun 1983 tersebut menargetkan korban salah tangkap untuk menerima ganti rugi sebesar Rp500 ribu hingga Rp100 juta.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini