PP Korban Salah Tangkap Diterbitkan agar Aparat Profesional

Achmad Fardiansyah , Okezone · Rabu 25 November 2015 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2015 11 25 337 1255705 pp-korban-salah-tangkap-diterbitkan-agar-aparat-profesional-657pF41hQz.jpg Menkumham, Yassona (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM, Yasona H Laoly mengatakan, adanya perubahan di draf Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 1983 tentang Pelaksanaan Kitab Undang-Undangan Hukum Acara Pidana (KUHAP), diharapkan aparat penegak hukum lebih berhati-hati dalam penindakan.

"Makanya, dengan adanya perhatian negara (perubahan PP salah tangkap) kita harapkan aparat penegak hukum jadi lebih profesional," kata Yasona di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (25/11/2015).

Lalu, sambung dia, jika aparat melakukan salah tangkap seseorang tanpa dilakukan penyelidikan dan penyidikan, sesuai prosedural terlebih dahulu yang meliputi barang bukti, maka negara akan rugi. Karena harus membayar mahal untuk si korban salah tangkap. "Karena kalau tidak negara jadi rugi," tuturnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap, seluruh aparat penegak hukum agar berhati-hati dalam melakukan penindakan dalam penegakan hukum.

"Dengan demikian, kita berharap, yakin dan percaya kalau ini kita lakukan dengan baik maka akan ada kehati-hatian," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini