Share

Menkumham Serahkan Draf RPP Korban Salah Tangkap ke Presiden

Achmad Fardiansyah , Okezone · Rabu 25 November 2015 16:40 WIB
https: img.okezone.com content 2015 11 25 337 1255695 menkumham-serahkan-draf-rpp-korban-salah-tangkap-ke-presiden-20Q1OZLpRw.jpg Menkumham, Yassona (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasona H Laoly mengaku sudah mengirim draf perubahan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 1983 tentang Pelaksanaan Kitab Undang-Undangan Hukum Acara Pidana (KUHAP), kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk ditandatangani.

"Kita sudah kirim ke Presiden untuk ditandatangani," singkat Yasona kepada wartawan di Hotel Aryaduta, Rabu (25/11/2015).

Dengan adanya perubahan PP tersebut, menurutnya lebih berpihak kepada korban salah tangkap, sehingga keadilan bisa ditegakkan di Indonesia.

Untuk diketahui, PP Nomor 27 Tahun 1983, jika terjadi salah tangkap maka korban akan diganti rugi sebesar Rp1 juta, kemudian negara akan mengganti sebesar Rp500 ribu sampai Rp100 juta.

Adapun, jika korban salah tangkap yang mengalami luka-luka, maka negara akan membayar sebesar Rp25-300 juta, apabila korban meninggal dunia akibat salah tangkap maka kerugiannya akan diganti oleh negara sebesar Rp50-600 juta.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini