Korban Kabut Asap Berjatuhan, Jokowi Diminta Tunda Kunjungan ke AS

Fahmi Firdaus , Okezone · Kamis 22 Oktober 2015 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2015 10 22 337 1236365 korban-kabut-asap-berjatuhan-jokowi-diminta-tunda-kunjungan-ke-as-9bGEquzOpD.jpg Foto: Okezone
JAKARTA - Pemerintah dinilai sangat lambat dalam menyelesaikan permasalahan bencana kabut asap di sejumlah daerah. Bahkan saat ini korban mulai berjatuhan karena meningkatnya titik api dalam kebakaran hutan.

Atas hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta menunda kunjungannya ke Amerika Serikat (AS) dan fokus menyelesaikan bencana kabut asap.

"Saya berharap Presiden lebih Fokus menyelesaikan permasalahan kabut asap daripada mementingkan kunjungan ke Amerika," kata Wasekjen Gerindra Andre Rosiade, di Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Menurutnya, jargon Jokowi yakni 'Kerja, Kerja, dan Kerja' saat ini belum ada hasilnya. Sebab yang dibutuhkan masyarakat adalah hasil yang konkret bukan janji manis.

"Jika memang BNPB itu kekurangan anggaran untuk menyewa alat seperti pesawat pemadaman, seharusnya dapat dialokasikan dana di pos pemerintah yang masih tersisa dengan persetujuan DPR," terangnya.

Ia menuturkan, agar uang tersebut dapat digunakan untuk melakukan pemadaman kabut asap.

"Rakyat Indonesia menderita dan jumlah korban jiwa terus bertambah. Untuk itu, saya mengimbau kepada seluruh politikus DPR agar segera melakukan penekanan kepada pemerintah dengan membentuk Pansus Asap yang lebih penting dibandingkan dari Pansus Pelindo," tutupnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini