Jokowi Gagal Penuhi Janji Kampanye Pilpres 2014

Fahmi Firdaus , Okezone · Selasa 20 Oktober 2015 20:38 WIB
https: img.okezone.com content 2015 10 20 337 1235147 jokowi-gagal-penuhi-janji-kampanye-pilpres-2014-NRuiTbDqmV.jpg Foto: Okezone
JAKARTA - Wasekjen Gerindra Andre Rosiade mengatakan, setahun pemerintahan Jokowi-JK dinilainya tidak membawa perubahan di masyarakat.

"Kita lihat dari berbagai lembaga survei kan sudah jelas bahwa lebih dari 50 persen masyarakat Indonesia kecewa atas kinerja Jokowi-JK," kata Andre di Jakarta, Selasa (20/10/2015).

Menurutnya, semua janji Jokowi saat kampanye Pilpres 2014, tak terpenuhi. "Apa yang disampaikan Jokowi-JK waktu Pilpres 2014 kemarin terlihat jauh panggang dari api," katanya.

Dia memberi contoh, Jokowi pernah berjanji tidak mencabut subsidi BBM, namun faktanya pemerintah mencabut subsidi BBM.

"Janji membuka 15 juta lapangan pekerjaan ternyata kenyataannya PHK di mana-mana, janji tidak membagi-bagi kursi kekuasaan kabinet faktanya tetap bagi-bagi kursi," ungkapnya.

Bahkan kata dia, dalam setahun terakhir yang menikmati pemerintahan Jokowi-JK adalah tim sukses dengan pembagian jabatan di kursi BUMN.

"Lalu, janji memperkuat KPK tapi yang ada faktanya KPK diobok-obok dengan kriminalisasi pimpinan KPK dan bahkan rencana Revisi UU KPK," ujarnya.

Oleh karena itu, sangat sulit menilai Jokowi-JK sukses dalam setahun kepemimpinannya ini. "Bahkan terasa sekali bahwa kinerjanya sangat jelek dibandingkan pada masa era SBY," pungkasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini