Share

KPK: Pendapatan di Sektor Hutan Tak Optimal

Feri Agus Setyawan, Okezone · Jum'at 09 Oktober 2015 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2015 10 09 337 1229035 kpk-pendapatan-di-sektor-hutan-tak-optimal-mvkmHRKYHe.jpg Foto: Reuters

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan kajian terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di sektor kehutanan.

Wakil Ketua KPK Zulkarnain mengatakan, dari hasil kajian tersebut, ditemukan bahwa PNBP di sektor kehutanan dalam kurun waktu 2003-2014 masih belum optimal.

"Jadi dari hasil kajian itu hasil PNBP dan dana reboisasi dari produksi kayu masih banyak yang belum kita dapatkan secara optimal," ujar Zulkarnain di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta SSelatan Jumat (9/10/2015).

Menurutnya, dari hasil kajian yang dilakukan oleh Litbang Bidang Pencegahan KPK ini, akan ditindaklanjuti dengan membuat rencana aksi termasuk membangun sistem penerimaan secara berkelanjutan yang bisa terus dipantau.

"Sistem penerimaan bisa real time setiap waktu, bisa kita monitor dengan baik dan post audit terhadap perkembangan di lapangan," tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Bambang Hendroyono yang diundang lembaga antirasuah ini dalam pemaparan hasil kajiannya mengatakan, akan mengoptimalkan PNBP dari sektor khususnya produksi kayu bulat tak hilang begitu saja.

"Memang PNBP di sektor kehutanan perlu optimalisasi kembali agar tidak ada lagi PNBP yang berasal dari hutan, khususnya produksi kayu bulat tidak terpungut," tutur dia.

Lebih lanjut, kata Bambang, dari rekomendasi yang diberikan oleh tim Litbang KPK untuk membangun sistem pengendalian PNBP, pihaknya akan memaksimalkan data informasi yang didapatkan dari lapangan khusus para pemegang izin di kawasan hutan produksi tersebut.

"Optimalsiasai PNBP sangat terkait data informasi yang perlu kita gali di lapangan khususnya pemegang izin," pungkasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini