nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Bakal Rebut Kedaulatan Udara Natuna dari Singapura

Tri Ispranoto, Jurnalis · Rabu 16 September 2015 18:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 09 16 337 1215442 indonesia-bakal-rebut-kedaulatan-udara-natuna-dari-singapura-sT65Gveug8.JPG Direktur Service Development & IT AirNav Indonesia, New In Hartaty Manulang (kedua dari kanan) (Foto: Airnavindonesia.co.id)

BANDUNG – Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau lebih dikenal dengan AirNav Indonesia, menargetkan pengambilalihan pelayanan navigasi penerbangan di Wilayah Natuna pada 2018, yang selama ini dikuasai negara tetangga, Singapura dan Malaysia.

Direktur Service Development and IT AirNav Indonesia, New In Hartaty Manulang mengungkapkan, untuk takeover wilayah Natuna yang biasa disebut dengan kontrol udara sektor ABC, pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah agar segera terealisasi.

“Sesuai roadmap, AirNav Indonesia siap mendukung pemerintah mengambil alih sektor ABC dalam waktu tiga tahun (2018). Kita optimis bisa,” tegas Hartaty saat menggelar konferensi pers di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Rabu (16/9/2015).

Menurutnya, target tersebut sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), agar tahun 2018 bisa merebut kembali kedaulatan udara di wilayah Natuna dan Batam, Kepulauan Riau, yang selama ini dikuasai oleh Singapura dan Malaysia.

Bahkan hal tersebut pun telah diperkuat oleh dukungan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, dan Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Ryamiard Ryacudu, yang menilai Indonesia siap karena telah memiliki alat-alat yang memadai.

“Sektor ABC ini jadi prioritas. Ini adalah semangat kita untuk mengambil alih dan memodernisasi peralatan yang berbasis satelit. Bukan hanya soal aspek pelayanan saja, tapi ini pride (kebanggaan) sebagai bangsa dan kedaulatan negara,” katanya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya telah menargetkan dalam kurun waktu satu tahun ke depan melakukan modernisasi dari berbagai sektor, terutama peralatan penunjang.

Seperti diketahui, Pulau Natuna adalah salah satu dari 12 pulau terluar di Indonesia. Pulau tersebut berbatasan langsung dengan Malaysia dan Vietnam. Posisi geografisnya yang berada di Laut Cina Selatan, membuat Natuna menjadi pulau strategis sebagai kontrol udara untuk wilayah Indonesia.

Namun wilayah yang dikenal dengan Sektor ABC itu, mulai dikelola Singapura pada 1973. Area termasuk sektor A ialah wilayah di bagian utara Singapura. Sedangkan sektor C mencakup bagian utara sektor B yang tersambung ke Laut Cina Selatan.

Dari segi pengelolaan tata ruang udara, sektor C berada di ketinggian di atas 24.500 kaki dan dilakukan oleh Singapura. Sedangkan untuk ketinggian di bawah 24.500 kaki, pengelolaan diserahkan kepada Malaysia.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini