Bupati Tanah Laut Bungkam soal Izin Tambang PT MMS

Feri Agus Setyawan, Okezone · Selasa 08 September 2015 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2015 09 08 337 1210499 bupati-tanah-laut-bungkam-soal-izin-tambang-pt-mms-37k9f3cPcg.jpg Gedung KPK (Dok: Okezone)

JAKARTA - Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah terlihat keluar dari dalam lobi Gedung KPK. Dia yang mengenakan kemeja warna putih tampak terburu-buru menghindari awak media yang mencoba mengonfirmasi soal kehadiran dirinya di lembaga antirasuah, Selasa (8/9/2015).

Bambang yang merupakan anak mantan Bupati Tanah Laut, Adriansyah ini, bungkam saat ditanya soal pemberian surat izin usaha pertambangan batu bara untuk pemilik PT Mitra Maju Sukses (MMS), Andrew Hidayat. Andrew merupakan operator PT Indoasia Cemerlang dan PT Dutadharma Utama di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Sambil terus berjalan keluar dari pelataran Gedung KPK, Bambang tetap enggan buka mulut soal surat izin untuk Andrew yang mengurusi dua perusahan tambang tersebut. Padahal, dalam dakwaan sang ayah disebutkan jika Bambang mengetahui perihal perizinan yang diminta Andrew kepada Adriansyah.

Anak kandung Adriansyah itu hanya mengatakan bahwa kedatangannya ini bukan untuk membicarakan kasus dugaan suap tersebut. Dia hanya mengunjungi sang ayah yang telah mendekam di Rutan KPK sejak April 2015 lalu setelah diciduk saat operasi tangkap tangan (OTT).

"Enggak-enggak (bukan bicara soal kasus), cuma jenguk bapak," ujarnya singkat sambil terus berjalan meninggalkan Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Saat kembali ditanya soal kasus suap perizinan tambang batu bara di wilayah administrasi yang dirinya pimpin itu, Bambang menutup mulutnya rapat-rapat. Dia sama sekali tak menggubris pertanyaan wartawan dan terus bergegas meninggalkan Gedung KPK.

Seperti diketahui, Adriansyah dan Andrew Hidayat telah dibawa ke meja hijau untuk diadili dalam perkara dugaan suap. Andrew selaku penyuap divonis dua tahun dan denda Rp200 juta subsidair tiga bulan kurungan. Sementara Adriansyah masih berjalan persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini