nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Maria Felicia si Pemegang Baki Bendera Pusaka

Angkasa Yudhistira, Jurnalis · Senin 17 Agustus 2015 12:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 08 17 337 1197490 cerita-maria-felicia-si-pemegang-baki-bendera-pusaka-oLZGx0kS9x.jpg Maria Felicia Gunawan (Foto: Angkasa/Okezone)

JAKARTA - Maria Felicia Gunawan, siswa SMK BPK Penabur, Gading Serpong, Tangerang, itu terpilih menjadi pemegang baki bendera pusaka pada upacara HUT ke-70 RI di Istana Merdeka, Jakarta.

Gadis cantik yang akrab disapa Cia itu mengaku baru mengetahui dipilih jadi pemegang baki beberapa saat sebelum upacara berlangsung.

"Fixed-nya tadi pagi. Kurang tahu jam berapa, dekat-dekat pengibaran. Sebenarnya beberapa kali gladi itu diganti-ganti beberapa orang kandidat. Jadi tadi pagi ditentukan ini pegang baki," ujarnya di Wisma Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8/2015).

Karena itu, orang tuanya yang hadir di Istana pun tidak mengetahui bahwa dirinya terpilih menjadi pemegang baki. "Kalau jadi Paskibraka nasional sudah lama tahu, tapi untuk posisi ini (pemegang baki) belum. Karena kami yang di dalam baru tahu hari H ini. Keluarga ada, ortu datang, belum ketemu, papasan saja tadi," terangnya.

Dia pun merasa bersyukur terpilih jadi pemegang baki, meski rasa gugup terus membuntutinya.

"Bersyukur banget bisa ngelaksanain kepercayaan dari kakak-kakak pelatih sama teman-teman semua. Terima kasih banget sama Tuhan. Sekarang sudah lega, tugas utama sudah selesai, tinggal support teman-teman waktu penurunan. Senang sih, bangga pastinya," kata Cia.

Rasa gugup dan takut yang dirasakannya dalam mengemban tugas, lanjutnya, adalah saat naik turun tangga ketika dirinya menerima bendera pusaka dari Presiden Joko Widodo.

"Takut tergelincir, apalagi pas turun. Dan kalau bawa bendera, itu kan enggak tahu apa di depan kita ada sesuatu, jadi jatuh atau apa. Terus benderanya ada angin kenceng bisa benderanya miss," terangnya.

Kepercayaan dan dukungan dari teman-teman dan keluarga lah yang membuatnya merasa tenang. "Saya mikirin sesuatu bahagia, kalau mikirin itu pengen senyum. Misal kumpul bareng teman-teman. Ada orang tua, yang di sana (hadir di Istana), enggak mungkin saya cemberut, harus bahagia semua datang," ujar Cia yang mengaku belum punya pacar.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini