Menhan Bantah Keluarkan Surat Edaran Legalkan Poligami

Gunawan Wibisono, Okezone · Selasa 11 Agustus 2015 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 11 337 1194194 menhan-bantah-keluarkan-surat-edaran-bolehkan-pegawai-poligami-eBdSaVCM1C.jpg Menhan Ryamizard Ryacudu (Foto: Antara)

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu membantah keras bahwa pihaknya mengeluarkan surat edaran yang memperbolehkan para pegawainya untuk berpoligami.

Saat dikonfirmasi Ryamizard mengaku tidak tahu bahwa ada surat edaran tersebut. Bahkan dirinya membantah telah mengeluarkan dan menandatanganinya.

"Tidak boleh, PNS dan TNI tidak boleh. Mau PNS dan tentara tidak boleh. Ada aturannya. Intinya tidak boleh. Saya itu kaget. Orang tidak pernah ngomong begitu," tegas Ryamizard di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (11/8/2015).

Ryamizard juga menegaskan dirinya akan melakukan pemecatan jika ada pegawainya yang ketahuan melakukan poligami, sebab merujuk pada aturan, PNS, TNI dan Polisi dilarang keras untuk poligami.

"Kalau ada yang kawin dua saya pecat," tegasnya lagi.

Diakunya, ada beberapa pegawinya yang sudah dipecat kerena ketahuan berpoligami. Namun, dia mengaku enggan untuk membeberkannya. "Saya enggak usah kasih tahu," pungkasnya.

Seperti diberitakan, dalam Surat Edaran Nomor SE/71/VII/2015 dengan judul Persetujuan/Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai di Lingkungan Kemhan itu, terdapat aturan PNS boleh berpoligami dengan syarat-syarat tertentu.

Pertama, tidak bertentangan dengan aturan agama yang dianutnya. Kedua, harus memenuhi salah satu syarat alternatif, di antaranya istri tidak dapat menjalankan kewajiban sebagai istri, istri mendapat cacat badan atau penyakit yang tak dapat disembuhkan, dan istri tak dapat memiliki keturunan.

Kedua, PNS pria yang berniat melakukan poligami itu harus memenuhi tiga syarat kumulatif, yaitu ada persetujuan tertulis dari istri dan memiliki penghasilan yang mampu membiayai lebih dari satu orang istri dan anak-anaknya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini