Berkas P21, Adriansyah Siap Digiring ke Meja Hijau

Feri Agus Setyawan, Okezone · Kamis 06 Agustus 2015 16:59 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 06 337 1191703 berkas-p21-adriansyah-siap-digiring-ke-meja-hijau-faSAyYi3LI.jpg Komisi Pemberantasan Korupsi (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas perkara anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Adriansyah dalam kasus dugaan suap izin usaha pertambangan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan yang dilakukan PT Mitra Maju Sukses.

"Pada hari ini, dilakukan pelimpahan terhadap tersangka A (Adriansyah) dan berkas perkaranya ke penuntutan," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2015).

Menurut Priharsa, setelah berkas dilimpahkan ke penuntutan, pihaknya memiliki waktu hingga 14 hari untuk melanjutkan pelimpahan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). "Dalam waktu maksimal 14 hari ke depan, akan dilimpahkan ke pengadilan," tuturnya.

KPK Tahan Anggota DPR F-PDIP

Seperti diketahui, dalam perkara tersebut KPK menetapkan anggota DPR dari Fraksi PDIP sekaligus mantan Bupati Tanah Laut, Adriansyah sebagai tersangka bersama Direktur PT MMS, Andrew Hidayat. Keduanya diciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Kamis 9 April 2015 yang bertepatan dengan pelaksanaan Kongres PDIP di Bali.

Akibat perbuatannya, Adriansyah diduga melanggar Pasal 12 Huruf b atau Pasal 5 Ayat (2) juncto Pasal 5 Ayat (1) Huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana.

Sementara itu, Andrew Hidayat selaku pemberi suap telah menjalani sidang. Dia didakwa melanggar Pasal 5 Ayat (1) Huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini