Share

Sepak Terjang Yusril Lengserkan Hendarman Lewat Putusan MK

Feri Agus Setyawan, Okezone · Rabu 05 Agustus 2015 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 05 337 1190986 sepak-terjang-yusril-lengserkan-hendarman-lewat-putusan-mk-fb5ZScSJTq.jpg Foto: Okezone
JAKARTA - Nama pengacara senior Yusril Ihza Mahendra kembali meroket setelah berhasil memenangkan gugatan praperadilan mantan Direktur Utama (Dirut) PT PLN, Dahlan Iskan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Dia berhasil membebaskan Dahlan dari jeratan tersangka korupsi gardu listrik.

Mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) ini memang memiliki riwayat yang tak perlu diragukan sebagai ahli hukum tata negara di Indonesia. Lihat saja ketika dirinya melengserkan Hendarman Supandji dari posisi Jaksa Agung melalui uji materi di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2010.

Kasus bermula usai Yusril dipanggil untuk diperiksa dalam kasus dugaan korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) pada pertengahan 2010. Selang seminggu kemudian, Yusril pun mengajukan judicial review atau uji materi Undang-Undang Kejaksaan ke MK yang saat itu dipimpin Mahfud MD.

Selama hampir dua bulan bersidang, akhirnya Yusril dapat menjatuhkan Jaksa Agung Handarman Supandji ketika itu. MK pada 22 September 2010 memutuskan Hendarman harus berhenti dari posisi Jaksa Agung setelah gugatan Yusril dikabulkan.

Seperti diketahui, dalam putusannya MK menyatakan Pasal 22 Ayat (1) huruf d UU Kejaksaan konstitusional bersyarat sebelum dilakukannya legislative review yang berlaku prospektif ke depan. Artinya, masa jabatan Jaksa Agung dinyatakan konstitusional dengan tafsir masa jabatan Jaksa Agung berakhir bersamaan dengan masa jabatan Presiden yang mengangkatnya sesuai praktek ketatanegaraan di Indonesia.

Setelah ada keputusan itu, polemik terjadi dalam pemerintahan yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika itu.

Akhirnya, SBY mematuhi putusan MK dengan mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 104 P/2010 tertanggal 24 September 2010 tentang pemberhentian dengan hormat Hendarman sebagai Jaksa Agung.

Selain memberhentikan Hendarman, dalam Keppres itu juga sekaligus dituliskan pengangkatan Wakil Jaksa Agung, Darmono sebagai Plt (Pelaksana Tugas) Jaksa Agung. Perseteruan Yusril dengan Hendarman yang bermula dari kewenangan menangani kasus dugaan korupsi Sismimbakum akhirnya dimenangkan Yusril.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini