nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harapan Jenderal Moeldoko yang Belum Kesampaian

Syamsul Anwar Khoemaeni, Jurnalis · Selasa 14 Juli 2015 13:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 07 14 337 1181590 harapan-jenderal-moeldoko-yang-belum-kesampaian-VBy2f5sj7n.jpg Sertijab Panglima TNI Jenderal Gatot dan Jenderal Moeldoko (foto: Antara)

JAKARTA - Purnawirawan Jenderal Moeldoko resmi pensiun dari korps militer. Dua tahun menjabat sebagai Panglima TNI, ia mengaku masih memiliki impian yang belum terwujud. Meski remunerasi prajurit naik hingga 16 persen, tetapi terdapat sesuatu yang mengganjalnya.

"Kesejahteraan, saya belum bisa meningkatkan kesejahteraan prajurit seperti yang saya cita-citakan," beber Moeldoko di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (14/7/2015).

Moeldoko menambahkan, secara definitif, dalam prajurit profesional melekat kesejahteraan. Pasalnya, dari situ prajurit hidupnya menjadi tanggung jawab negara.

"Selama ini, dari pandangan saya belum sejahtera. Misal mereka meninggal di daerah operasi, negara belum memikirkan dengan baik," imbuhnya.

Bagi prajurit yang meninggal dalam suatu operasi, lanjut Moeldoko, negara seharusnya mengurus istri prajurit. Minimal memberi rumah yang layak.

"Istri yang ditinggal harus punya rumah, harus itu. Karena siapa nanti yang urus dia," sambungnya.

Kendati demikian, ia memaklumi hal tersebut lantaran minimnya anggaran. Dalam resntra, kata Moeldoko, sudah tersusun pandangan kesejahteraan bagi prajurit.

"Saya pikir, itu karena minimnya anggaran, di renstra pembangunan kesejahteraan prajuritlah di situ yang akan muncul," ujar mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu.

Pada kesempatan tersebut, Moeldoko juga berbangga atas keberhasilannya menanamkan doktrin 'Bersama Rakyat TNI Kuat'. Ia memastikan akan menggelar open house bagi seluruh prajurit pada momen Lebaran esok.

"Ya, saya siapkan opor ayam, seharian saya open house, besoknya mudik ke Kediri," pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini