Pemerintah Didesak Berperan Aktif untuk Kemerdekan Palestina

Arief Setyadi , Okezone · Jum'at 10 Juli 2015 23:46 WIB
https: img.okezone.com content 2015 07 10 337 1179903 pemerintah-didesak-berperan-aktif-untuk-kemerdekan-palestina-vdhECuSbcG.jpg (Foto: Arief/Okezone)

JAKARTA - Ratusan massa dari Yayasan Amor Network menggelar aksi solidaritas di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta. Dalam aksi tersebut mereka menyampaikan dukungannya atas kemerdekaan Palestina.

Koordinator aksi, Achmad Bustami, menyatakan beberapa sikap yang di antaranya mendukung kemerdekaan bangsa Palestina dari penjajahan zionis Israel. Termasuk pelaksanaan hak pulang pengungsi Palestina tanpa syarat.

"Mengutuk pembantaian yang dilakukan oleh entitas Israel terhadap bangsa Palestina dan menyeru berbagai kekuatan pemerintahan dan organisasi di dunia untuk menghentikan genosida dengan segera," ujarnya saat aksi di depan Kedubes AS, Jakarta, Jumat (10/7/2015).

Massa aksi juga mendesak pemerintah Indonesia mengambil peran aktif dalam upaya penghentian genosida tersebut melalui berbagai upaya diplomatik yang tegas dan terarah. Sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan wujud keberanian memikul tanggung jawab sebagai sebuah negara besar yang mencintai kemerdekaan bagi seluruh bangsa di dunia.

"Mengimbau kepada seluruh organisasi dalam wilayah NKRI untuk bersama-sama menyatukan sikap untuk mengutuk kebiadaban zionis Israel terhadap bangsa Palestina," katanya.

Selain itu, sambung Bustami, pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat dunia yang cinta keadilan untuk bangkit dan bersatu memperkuat barisan dalam solidaritas bagi Palestina. Bukan hanya bagi Palestina sikap tersebut juga untuk bangsa tertindas lainnya di seluruh dunia.

Persoalan Palestina saat ini sudah menjadi tanggung jawab umat Islam dan sudah sepatutnya muslimin dunia mengambil peran untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan pembebasan Masjid Al-Aqsha, sebagai kiblat pertama umat Islam.

Zionis Israel dan Imperialis AS harus bertanggung jawab atas pelanggaran HAM dan kekejaman yang terjadi selama ini di Palestina. Sebagai negara mayoritas muslim terbesar di dunia, Indonesia sudah seharusnya menggalang solidaritas guna memberikan bantuan dan dukungan penuh atas perjuangan bangsa Palestina. Apalagi Palestina merupakan satu-satunya anggota GNB (Konferensi Asia-Afrika) yang belum merdeka. (ang)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini