KPK Kembali Periksa Politikus PDIP

Gunawan Wibisono, Okezone · Rabu 01 Juli 2015 12:55 WIB
https: img.okezone.com content 2015 07 01 337 1174404 kpk-kembali-periksa-politikus-pdip-qxFL4oMD5R.jpg (Foto: Antara)

JAKARTA - Anggota IV DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Adriansyah yang tertangkap tangan di Bali beberapa waktu lalu, hari ini, Rabu (1/7/2015), kembali diperiksa oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha mengatakan, pemanggilan Adriansyah diperlukan lagi, untuk mengungkap dugaan transaksi suap yang dilakukan Direktur PT Mitra Maju Sukses (MMS), Andrew Hidayat.

"Iya benar, hari ini Adriansyah akan diperiksa lagi sebagai tersangka atas kasus yang menjeratnya," ujar Priharsa saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Rabu (1/7/2015).

Selain Adriansyah, Penyidik KPK juga akan memeriksa komisaris Perusahaan Sahid Jaya International, Sarwo Budi Wiryawati Sukamdani, di mana dalam hal ini Sarwo diperiksa selaku saksi.

Sekedar informasi, anggota Komisi IV DPR Fraksi PDIP, Adriansyah bersama Direktur PT Mitra Maju Sukses (MMS), Andrew Hidayat telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Mereka berhasil diciduk dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) bersama anggota Polsek Metro Menteng Brigadir Polisi Satu (Briptu) Agung Krisdiyanto pada 9 April 2015 di Bali. Kemarin, penyidik KPK juga telah memeriksa Adriasnyah.

Akibat perbuatannya, Adriansyah diduga melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat 2 juncto Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Sementara itu, Andrew Hidayat diduga telah melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Saat ini berkas perkara Andrew Hidayat sudah mulai disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Dalam sidang perdana yang beragendakan pembacaan surat dakwaan pada Senin(29/6/2015) kemarin, Andrew didakwa telah melakukan penyuapan sebanyak empat kali kepada Adriansyah untuk memuluskan izin usaha pertambangan.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini