nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Johan Budi: Tunjukkan, Pernah Enggak KPK Abuse of Power?

Qur'anul Hidayat, Jurnalis · Kamis 18 Juni 2015 12:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 06 18 337 1167387 johan-budi-tunjukkan-pernah-enggak-kpk-abuse-of-power-U6Oud7TkyF.jpg (Foto: Antara)

JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi SP, tak terima dengan tudingan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon yang menyebutkan bahwa lembaganya sering melakukan penyalahgunaan kekuasaan atau abuse of power.

Ucapan itu sendiri disampaikan Fadli menanggapi rencana revisi Undang-Undang (UU) KPK. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menganggap KPK punya kekuatan yang tak terkontrol, sehingga berpotensi terjadi penyalahgunaan kekuasaan.

"Tunjukkan pernah enggak KPK lakukan abuse of power? Pernah enggak kita lakukan abuse of power soal penyadapan?" tantang Johan saat berada di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2015).

Kata Johan, setiap penyadapan yang dilakukan oleh lembaganya selalu melewati proses audit. Selain itu, wewenang untuk menyadap juga tidak hanya dimiliki oleh KPK.

"Siapa yang punya wewenang penyadapan, tidak hanya KPK. Kepolisian, Kejaksaan dan lembaga negara lain juga punya wewenang penyadapan. Jadi bisa menyadap itu bukan monopoli KPK," tegasnya.

Bagi Johan, revisi UU KPK dapat mereduksi dan melemahkan kekuatan lembaganya. Terutama dalam hal prosedur proses penyelidikan yang akan ditempuh ke depannya. "Saya kira kalau revisi UU KPK tujuannya mereduksi kewenangan KPK, penuntutan, dan penyadapan, saya kira itu bukan tujuan penguatan KPK, tapi justru melemahkan KPK, kalau itu direduksi," bebernya.

(ful)

Berita Terkait

Revisi UU KPK

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini