Dahlan Iskan Tunjuk Yusril Jadi Kuasa Hukum

Feri Agus Setyawan, Okezone · Kamis 11 Juni 2015 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 11 337 1163888 dahlan-iskan-tunjuk-yusril-jadi-kuasa-hukum-Qo8Fywkxne.jpg Yusril resmi menajdi kuasa hukum Dahlan Iskan di persidangan nanti. (Foto: Ilustrasi Okezone)

JAKARTA - Mantan Dirut PT PLN, Dahlan Iskan, resmi menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukum untuk mendampinginya dalam persidangan kasus dugaan korupsi pembangunan 21 Gardu Induk (GI) PLN yang ditangani Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

"Benar, bahwa siang ini Pak Dahlan Iskan telah memberi kuasa kepada Ihza&Ihza Law Firm untuk mendampingi beliau dalam pemeriksaan sebagai tersangka oleh Kajati DKI," kata Yusril melalui pesan singkat yang diterima wartawan, Kamis (11/6/2015).

Yusril mengatakan, Dahlan menandatangani surat kuasa dengan pihaknya pada siang hari ini. Ia menjelaskan, kliennya itu meminta penundaan pemeriksaan menjadi Rabu 17 Juni 2015 pekan depan.

"Baru siang ini surat kuasanya ditandatangani. Pak Dahlan telah mengirim surat ke Kejati pagi ini untuk mohon penundaan pemeriksaan. Kami sebagai penasehat hukum beliau telah membaca surat panggilan tersebut," terangnya.

Dalam mendampingi mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, Yusril berjanji akan bekerja secara profesional dan berharap pemeriksaan terhadap Dahlan akan objektif.

"Dalam menangani pemeriksaan Pak Dahlan, kami akan bekerja profesional dan menjunjung tinggi hukum serta kode etik. Kami berharap pemeriksaan ini dapat berjalan objektif serta bebas dari faktor politis yang mungkin ada," tandasnya.

Seperti diketahui, pemeriksaan Dahlan sebagai tersangka dugaan korupsi pembangunan 21 Gardu Induk (GI) di Pembangkit dan Jaringan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara tahun 2011-2013 senilai Rp1,063 triliun semestinya dilakukan hari ini. Namun, karena ia belum menunjuk kuasa hukum, maka Dahlan memilih untuk tidak hadir. (fal)

(uky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini