nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Komisi III DPR: Putusan Anas Terlalu Ekstrem

Gunawan Wibisono, Jurnalis · Selasa 09 Juni 2015 17:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 06 09 337 1162707 komisi-iii-dpr-putusan-anas-terlalu-ekstrem-4KQR5mRs1d.jpg Foto: Dok Okezone

JAKARTA - Upaya hukum yang dilakukan mantan Ketua Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, menemui jalan terjal. Alih-alih ingin meminta kasasi, namun hukuman anas yang semula tujuh tahun justru diperberat menjadi 14 tahun.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi III DPR Akbar Faisal mengaku terkejut dengan putusan Ketua Majelis Hakim, Artidjo Alkostar, yang memperberat dua kali lipat kurungan mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu.

"Cuman kok (putusan Anas Urbaningrum) terlalu ekstrem itu, ya. Ini sepertinya terlalu jauh ya, dari tujuh tahun menjadi 14 tahun. Ini kan dua kali lipat," ujar Akbar Faisak kepada Okezone di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2015).

Ketua DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menilai, putusan hakim harusnya berdasarkan pada bukti-bukti dan keterangan yang ada. Karena, tambah dia, hakim merupakan perwakilan Tuhan yang ada di permukaan bumi. Fungsinya untuk mengadili dan memutuskan dengan sejujur-jujurnya.

"Karena hakim ketika disumpah, dia harus buktikan dengan sumpahnya itu. Nah, kalau ada yang bermain-main itu kan soal dunia dan akhirat," tuturnya.

Sebelumnya, MA menolak kasasi yang diajukan Anas dan mengabulkan kasasi Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK) dengan memutus pidana 14 tahun penjara dengan denda Rp5 miliar subsider satu tahun empat bulan kurungan penjara serta mencabut hak politiknya. Selain itu, Anas juga diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp57.592.330.580 kepada negara. (fal)

(uky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini