nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Otto Hasibuan Ingatkan Advokat Jangan Jadi Makelar Kasus

Rizka Diputra, Okezone · Rabu 27 Mei 2015 20:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 05 27 337 1156310 otto-hasibuan-ingatkan-advokat-jangan-jadi-makelar-kasus-cGaCOgLJuG.jpg Ketua Umum DPN Peradi, Otto Hasibuan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Pengadilan Tinggi Medan, Sumatera Utara, ATH Pudjiwahono tetap mengambil sumpah sebanyak 244 calon advokat DPN Peradi pimpinan Otto Hasibuan. Meski ada penolakan melalui surat yang dikirimkan Juniver Girsang yang menolak penyumpahan advokat tersebut.

“Sesuai dengan undang-undang setelah sudah menjadi kewajiban Pengadilan Tinggi untuk melaksanakan sumpah kepada advokat agar bisa berperkara. Namun dalam berperkara advokat harus berjanji untuk tidak memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada hakim dalam menjalankan tugasnya,” kata Pudji dalam pembacaan sumpah kepada advokat, Rabu (27/5/2015).

Dia pun mengingatkan agar para advokat juga memberikan pengertian kepada kliennya susuai dengan undang-undang tentang kondisi klien tersebut dimata hukum.

Sementara itu, Ketua Umum DPN Peradi Otto Hasibuan mengaku bangga atas minat warga Sumatera Utara untuk menjadikan advokat sebagai profesinya. Pasalnya, profesi advokat merupakan pengawal konstitusi.

“Tanpa adanya advokat maka para pencari keadilan tidak akan mendapatkan putusaan hukum yang adil,” tegas Otto.

Otto juga berpesan agar para advokat Peradi harus menjelaskan kepada para pencari keadilan mengenai kasus yang dihadapinya, sesuai aturan undang-undang yang berlaku dan tidak menjadikan mereka sebagai ajang mencari uang.

“Dalam menjalankan praktik para advokat Peradi harus mengedepankan penerapan undang-undang dan tidak menjadi makelar kasus untuk memenangkan kliennya dengan cara cara tidak benar,” tuturnya.

Otto melanjutkan, rasa ketidakpuasan terhadap suatu penerapan organisasi yang ketat tentu akan menimbulkan gesekan di dalam organisasi itu sendiri seperti yang diungkapkan oleh antropolog Indonesia Koentjaraningrat.

“Koentjaraningrat pernah berkata setiap penerapan aturan yang ketat tentu akan menimbulkan ketidakpuasan bagi mereka yang tidak bisa mengikutinya. Apalagi, bangsa Indonesia memiliki mental menerabas,” tandas Otto.

Sementara itu, Ketua DPC Peradi Medan Charles J Silalahi mengajak seluruh advokat di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Medan untuk tetap bersatu membangun profesi advokat sebagai profesi yang mulia offcium nobile dan tidak terpengaruh dengan pihak-pihak yang mengaku sebagai Ketua Umum Peradi.

“Para rekan sejawat tidak perlu terpengaruh dengan pihak-pihak yang mengaku Ketua Umum Peradi selain Bang Otto. Untuk itu, kita mesti bersatu guna memperjuangkan dan menjaga keutuhan Peradi yang sah di bawah Otto Hasibuan,” tegas Charles.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini