"Digarap" Lima Jam, Bupati Tanah Laut Irit Bicara

Feri Agus Setyawan, Okezone · Selasa 05 Mei 2015 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2015 05 05 337 1144847 digarap-lima-jam-bupati-tanah-laut-irit-bicara-oi63vyU6Eo.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Bupati Tanah Laut, Bambang Alamsyah telah rampung menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia yang juga anak dari tersangka Anggota Komisi IV DPR RI, Adriansyah ini menjalani pemeriksaan sebagai saksi sekira lima jam.

Namun, Bupati Tanah Laut periode 2014-2019 itu enggan berbicara banyak saat sejumlah awak media mengonfirmasi tentang pemeriksaan dirinya sebagai saksi Direktur PT Mitra Maju Sukses (MMS), Andrew Hidayat. Bambang memilih untuk terus berjalan keluar dari Gedung KPK.

"Aduh mohon maaf, tidak ingat, tanya saja ke bapak penyidik (soal pemeriksaan-red)," singkatnya sambil terus berjalan keluar di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2015).

Saat ditanya apakah dirinya mengetahui dugaan suap si ayah yang kini telah menjadi pesakitan di lembaga antirasuah ini, Bambang berkilah tidak mengetahui hal itu.

Dia pun langsung menutup mulut rapat-rapat saat terus didesak pertanyaan tentang dugaan keterlibatan dirinya dalam kasus ayahnya ini. "Tidak tahu, tidak tahu," jawabnya sambil terus berjalan.

Seperti diketahui, selain memeriksa Bambang, penyidik KPK juga memeriksa Adriansyah sebagai saksi untuk Andrew Hidayat selaku Direktur PT MMS.

Selain itu, Andrew Hidayat yang diduga sebagai pemberi suap juga diperiksa sebagai saksi untuk politikus PDIP tersebut dalam kasus pemberian izin di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

"Iya, Adriansyah juga akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk AH. Dan AH juga diperiksa sebagai saksi untuk Adriansyah," ujar Kepala Bagian dan Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha.

Seperti diketahui, Anggota Komisi IV DPR Fraksi PDIP, Adriansyah bersama Direktur PT Mitra Maju Sukses (MMS), Andrew Hidayat telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Mereka berhasil diciduk dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

Dalam operasi tersebut, KPK juga berhasil menangkap anggota Polsek Metro Menteng Brigadir Polisi Satu (Briptu) Agung Krisdiyanto. Namun, setelah menjalani pemeriksaan selama 1x24 jam anggota Polri tersebut dibebaskan karena tak ditemukan bukti kuat dirinya terlibat dalam dugaan suap tersebut.

Dalam perkara ini, Adriansyah diduga melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat (2) juncto Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

KPK Tahan Anggota DPR F-PDIP

Sementara itu, Andrew Hidayat diduga melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini