Share

Fadli Zon: Jokowi Jangan Buang Waktu Reshuffle Menteri

Qur'anul Hidayat, Okezone · Senin 04 Mei 2015 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2015 05 04 337 1144302 fadli-zon-jokowi-jangan-buang-waktu-reshuffle-menteri-DSr6xr6m1Y.jpg Foto: Okezone

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, menilai dalam waktu enam bulan ini sudah cukup bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan evaluasi terhadap menteri Kabinet Kerja. Dengan dipilihnya menteri baru diharapkan mampu memperkuat atas lambatnya perkembangan di beberapa kementerian saat ini.

"Khususnya di bagian (kementerian) hukum dan ekonomi. Ekonomi kita makin sulit, tidak ada terobosan, yang ada malah makin susah," tutur Fadli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (4/5/2015).

Di bidang hukum, Fadli menyoroti berbagai kebijakan kontroversial yang dibuat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly, baik soal konflik partai politik maupun lambatnya soal rancangan undang-undang (RUU) KUHP.

"Jadi memang Jokowi harus segera ganti Menkumham, memang tidak kerja maksimal dan terlalu banyak bikin kegaduhan," tegasnya.

Karena itulah, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut meminta Jokowi tidak membuang-buang waktu dengan mempertahankan kabinet yang tak bekerja maksimal.

"Kami lihat yang penting itu, pemerintah sebagai user-nya dan Presiden yang merasakan. Jokowi jangan buang-buang waktu (me-reshuffle). Kalau pemerintah ini masih uji coba seperti ini, yang rugi adalah rakyat," tutur Fadli Zon.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memastikan akan melakukan reshuffle menteri Kabinet Kerja yang dianggap tidak cakap bekerja.

Belum dipastikan kapan reshuffle tersebut dilakukan Jokowi-JK. Namun berdasarkan kabar yang beredar, reshuffle dilakukan usai hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah.

"Ya, karena banyak perlu peningkatan kinerja tentu dibutuhkan orang-orang yang sesuai kemampuannya," kata JK di kantornya, Jakarta, Senin (4/5/2015).

(MSR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini