Kritik Pedas Rieke untuk Jokowi

Nurul Arifin, Okezone · Rabu 29 April 2015 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2015 04 29 337 1141862 kritik-pedas-rieke-untuk-jokowi-9L6JG2QC2p.jpg Presiden Jokowi (Foto: Okezone)

SURABAYA - Politikus PDIP, Rieke Diah Pitaloka, melontarkan kritik pedas kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Anggota Fraksi PDIP DPR RI ini meminta Jokowi tidak menjadi presiden pelupa, terutama atas janji-janji politik selama kampanye pada pemilihan presiden.

"Saya harap Jokowi tidak menjadi presiden pelupa. Begitu banyak rakyat Indonesia yang termotivasi. Saya ingin Jokowi menjadi Jokowi yang dulu yang saya kenal," kata Oneng -sapaannya- di Surabaya, Rabu (29/4/2015).

Rieke sendiri hadir di Surabaya untuk memberi dukungan kepada elemen buruh dalam persiapan aksi Hari Buruh Sedunia atau yang dikenal dengan May Day. Dia mengatakan, banyak kebijakan Jokowi yang menyeberang dari garis konstitusi Indonesia.

Salah satunya adalah persoalan harga bahan bakar minyak (BBM). Dalam pemerintahan Jokowi, harga BBM diserahkan pada mekanisme pasar. Kebijakan tersebut menyeberang dari garis konstitusi.

"Saya sangat berharap kebijakan itu betul-betul berpijak pada konstitusi, bukan karena opini publik yang digulirkan oleh sekelompok orang tertentu," katanya.

Menurutnya, persoalan harga BBM ini sudah jelas dilarang oleh konstitusi untuk diserahkan pada mekanisme pasar, ujung-ujungnya menyengsarakan rakyat kecil. Keputusan harga BBM sudah jelas dalam fatwa dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Rieke juga tidak menampik, dalam menjalankan roda pemerintahan, Jokowi tidak lepas dari segala intervensi, termasuk intervensi dari partai politik, dalam hal ini PDIP. Menurutnya, intervensi itu sah-sah saja karena memang Jokowi adalah petugas partai. Tugas Jokowi, jelas Rieke, adalah menjalankan kontrak politik dari partai.

Namun, intervensi itu boleh saja sepanjang tidak bertentangan dengan konstitusi. "Kami petugas partai. Intervensi tidak apa-apa, sepanjang konstitusi memperbolehkan," pungkasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini