KPK Periksa Empat Saksi Suap Politikus PDIP

Feri Agus Setyawan, Okezone · Selasa 28 April 2015 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2015 04 28 337 1141087 kpk-periksa-empat-saksi-suap-politikus-pdip-QKQegWNsxs.jpg Politikus PDIP Adriansyah. (dok. Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mendalami dugaan suap yang dilakukan PT Mitra Maju Sukses (MMS) terkait pengusahaan izin di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Kasus tersebut telah menjerat politikus PDIP, Adriansyah.

Untuk itu, penyidik KPK telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur PT MMS, Daniel Tandias, Manajer Keuangan PT MMS, Margaretta, dan dua pegawai PT MMS, Merry serta Dwica Tobrina. Mereka berempat akan diperiksa sebagai saksi untuk Andrew Hidayat.

"Mereka berempat akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AH (Andrew Hidayat)," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut Priharsa, para saksi dari PT MMS yang diperiksa hari ini, akan diminta keterangannya terkait dugaan suap izin tambang yang dilakukan Andrew. Dia diduga telah memberikan uang sebesar Rp500 juta kepada Adriansyah yang saat itu menjabat Bupati Tanah Laut.

"Penyidik ingin mengonfirmasi tentang sejumlah informasi yang berhubungan dengan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh AH selaku eksekutif di PT MMS," tuturnya.

Priharsa mengatakan, penyidik masih menelusuri ada tidaknya persetujuan dari PT MMS terkait suap tersebut.

"Itu yang masih didalami. Apakah itu atas persetujuan internal PT MMS atau murni inisiatif tersangka AH. Untuk saat ini, dari PT MMS, baru AH yang ditemukan dua alat bukti yang cukup sebagai tersangka," pungkasnya.

Seperti diketahui, Direktur PT Mitra Maju Sukses (MMS), Andrew Hidayat bersama Anggota Komisi IV DPR Fraksi PDIP, Adriansyah telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Mereka berhasil diciduk dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) bersama anggota Polsek Metro Menteng Brigadir Polisi Satu (Briptu) Agung Krisdiyanto, pada Kamis 9 April 2015, malam.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini