Gugatan Antasari Azhar Ditolak

Deny Irawan, Koran SI · Rabu 15 April 2015 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2015 04 15 337 1134672 gugatan-antasari-azhar-ditolak-GTLGCCm7RQ.jpg

TANGERANG - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang memutuskan menolak gugatan perdata mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, terhadap RS Mayapada dan Polda Metro Jaya.

Ketua Majelis Hakim PN Tangerang Thamrin Tarigan dalam putusannya menyatakan menolak seluruh gugatan yang dilayangkan Antasari karena dalam kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen yang disangkakan kepadanya sudah memiliki putusan hukum pidana. Sehingga menurut hakim, hilangnya baju Nasrudin tidak merugikan Antasari.

Atas keputusan tersebut, Antasari Azhar langsung mengajukan banding karena putusan hakim tidak mencerminkan keadilan. Pasalnya, dalam gugatan yang disampaikan oleh dirinya kepada RS Mayapada dan Kepolisian tidak ada putusan yang jelas mengenai keberadaan baju Nasrudin.

"Keputusan hakim ini goyang, tidak tegas. Saya hanya meminta tentang keberadaan baju Nasrudin. Tetapi, sampai saat ini tidak bisa dijelaskan posisinya di mana," kata Antasari usai sidang Rabu (15/4/2015).

Antasari pun menegaskan akan terus mencari keadilan karena dirinya hanya korban dari kasus ini. Karena itu dia akan mengajukan banding atas putusan tersebut. “Kita akan segera ajukan banding,” paparnya.

Atas permohonan banding itu, Ketua Majelis Hakim mengatakan bila kasus ini masih akan terus berjalan dan belum memiliki putusan tetap. "Kasus ini akan tetap berjalan," ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum RS Mayapada dan Polda Metro Jaya menolak memberikan komentar karena adanya banding dari pihak Antasari.

Seperti diketahui sebelumnya, Antasari bersama keluarga Nasrudin menggugat secara perdata Rumah Sakit Mayapada dan Polda Metro Jaya terkait barang bukti baju almarhum Nasrudin yang tidak pernah diungkapkan keberadaannya oleh para tergugat.

Gugatan ini dilakukan untuk mendapatkan novum yang akan membuktikan bila mantan Ketua KPK itu bukan dalang pembunuhan Nasrudin. Gugatan secara materil yang diajukan, yakni sebesar Rp300 juta dan imateril Rp20 miliar. Alasannya, barang bukti tidak dapat ditemukan sejak awal sidang pidana maupun paska kejadian pada 19 Maret 2009, seusai bermain golf di Modernland.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini