KPK Telusuri Keterlibatan Bupati Tanah Laut Terkait Suap Adriansyah

Feri Agus Setyawan, Okezone · Selasa 14 April 2015 12:11 WIB
https: img.okezone.com content 2015 04 14 337 1133781 kpk-telusuri-keterlibatan-bupati-tanah-laut-terkait-suap-adriansyah-oT8kK7zk0L.jpg KPK akan telusuri keterlibatan Bupati Tanah Laut terkait suap Adriansyah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelusuri aliran dana suap dari Direktur PT Mitra Maju Sukses (MMS), Andrew Hidayat kepada Anggota Komisi IV DPR, Adriansyah terkait Izin Usaha Pertambangan (IUP), hingga ke Bupati Tanah Laut, Bambang Alamsyah.

"Anaknya (Bambang Alamsyah) akan ditelusuri juga, apakah ikut menerima dari perusahaan tersebut. Karena ini kaitan pemberian izin saat Adrian menjadi Bupati," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (14/4/2015).

Bambang Alamsyah yang merupakan Bupati Tanah Laut saat ini, adalah anak kandung dari politikus PDIP, Adriansyah.

Dia diduga mengetahui aliran dana suap dari PT MMS, lantaran suap tersebut sudah dilakukan sejak Adriansyah menjadi Bupati Tanah Laut.

"Perusahaan yang sama ini diduga menyuap lebih dari sekali. Akan ditelusuri kemana saja uang tersebut," ujar Priharsa.

Menurut Priharsa, untuk mengungkap dugaan tersebut, penyidik lembaga antirasuah ini akan memanggil Bambang guna dimintai keterangan terkait aliran dana suap tambang di wilayahnya tersebut.

Pasalnya, sebuah izin pertambangan di sebuah wilayah Kabupaten perlu diketahui Bupati. "Anak Adriansyah (Bambang Alamsyah-red) bisa dipanggil juga," tandasnya.

Seperti diketahui, Anggota Komisi IV DPR Fraksi PDIP, Adriansyah bersama Direktur PT Mitra Maju Sukses (MMS), Andrew Hidayat telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dugaan korupsi dalam suap izin usaha pertambangan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Mereka berhasil diciduk dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) bersama anggota Polsek Metro Menteng Brigadir Polisi Satu (Briptu) Agung Krisdiyanto yang dilakukan Kamis 9 April 2015 malam.

Namun, anggota polisi yang ikut diamankan saat tangkap tangan itu sudah dibebaskan lantaran belum ada bukti kuat jika dirinya terlibat dalam praktik suap j ini.

Akibat perbuatannya, mantan Bupati Tanah Laut itu diduga melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat 2 juncto Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHPidana. 

Sementara itu, Andrew Hidayat diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHPidana.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini