JK: Konflik Tanah Air Terjadi karena Ketidakadilan

Winda Eka Riyani, Okezone · Rabu 10 Desember 2014 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2014 12 10 337 1077333 jk-konflik-tanah-air-terjadi-karena-ketidakadilan-jrJVhNfVrj.jpg JK: Konflik Tanah Air Terjadi karena Ketidakadilan (foto: Antara)

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mencatat setidaknya ada 15 konflik besar yang terjadi di Indonesia selama hampir 70 tahun Indonesia merdeka. Ia mengatakan, konflik itu telah mengakibatkan ribuan orang menjadi korban.

"Konflik vertikal dan horizontal mengorbankan rakyat, RMS, PRRI, G30S, Timor-timur, Papua, Kalimantan, dan lain-lain," ucap JK di acara Lokakarya Nasional HAM, di Hotel Grand Sahid, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2014).

JK memaparkan, dari 15 konflik itu 10 di antaranya terjadi karena adanya ketidakadilan. Misalnya, lanjut JK, PRRI-Mereka yang terlibat merasa tidak mendapat keadilan secara ekonomi. Mereka menilai kemakmuran dibawa ke Jawa sehingga berontak.

Dia juga membahas kasus Poso di Ambon. JK menilai sebagian pihak pasti akan berpikir yang menjadi penyebabnya adalah soal agama. "Tentu jelas bukan, penyebab utamanya itu adalah politik," tegas suami Mufidah Kalla ini.

Menurut dia, demokrasi yang tiba-tiba berlaku menjadikan pola pikir masyarakat terubah dengan sendirinya. Namun, menurut JK, demografi sudah mulai bergeser pada 1999.

"Dulu yang dianut adalah demokrasi terpimpin, diatur harmoni, Gubernur Islam, wakil Kristen. Nah, berbalik ketika demokrasi tidak harmoni yang sekarang enggak lagi, Bupati Islam, wakilnya Kristen, calonnya dua agama, terwakililah," papar JK

Mantan sejawat SBY di Pilpres 2004-2009 ini melanjutkan, pemberontakan Darul Islam-Tentara Islam Indonesia juga muncul karena adanya ketidakadilan. Sebagian konflik itu dianggap JK sebagai wadah Indonesia untuk saling mengevaluasi ke arah yang lebih baik.

"Marilah kita junjung demokrasi yang sebaik-baiknya dan seadil-adilnya," tandas JK.(fid)

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini