nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10 Desember Diperingati sebagai Hari HAM

Tri Kurniawan, Jurnalis · Rabu 10 Desember 2014 05:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2014 12 10 337 1077049 10-desember-diperingati-sebagai-hari-ham-NZxJhfV4S2.jpg Unjuk rasa menuntut penuntasan kasus kematian Munir Said Thalib (foto: Dede Kurniawan/Okezone)

JAKARTA - International Humanist and Ethical Union (IHEU) menetapkan 10 Desember sebagai hari resmi perayaan kaum humanisme. Hari Hak Asasi Manusia (HAM) dirayakan setiap tahun di seluruh dunia.

Wikipedia menyebutkan 10 Desember dipilih sebagai Hari HAM untuk menghormati Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengadopsi dan memproklamasikan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, sebuah pernyataan global tentang hak asasi manusia, pada 10 Desember 1948.

Peringatan Hari HAM sudah dimulai sejak 1950 ketika Majelis Umum mengundang semua negara dan organisasi yang peduli untuk merayakan.

Ada enam jenis HAM, yaitu hak asasi sosial, ekonomi, politik, sosial budaya, hak untuk mendapat perlakuan yang sama dalam tata cara peradilan, dan hak untuk mendapat persamaan dalam hukum dan pemerintahan.

Menyambut Hari HAM sedunia, Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla (JK) berharap aksi pelanggaran HAM tidak terjadi lagi di Indonesia.

Dia mengajak semua pihak menghormati kebebasan HAM. "Tentu kita menghormati HAM, karena itu ada di dalam konstitusi kita," ujar JK.

Aktivis HAM Tanah Air yang cukup dikenal adalah Munir Said Thalib. Namanya melambung sebagai pejuang bagi orang-orang yang diculik pada masa itu. Ketika itu, dia membela para aktivis yang menjadi korban penculikan.

Pria kelahiran Malang 8 Desember 1965 itu meninggal dalam pesawat jurusan Amsterdam pada 7 September 2004. Terakhir, dia menjabat Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini