Yapto Kembali Terpilih Jadi Ketum Pemuda Pancasila

TB Ardi Januar, Okezone · Minggu 09 November 2014 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 09 337 1063010 yapto-kembali-terpilih-jadi-ketum-pemuda-pancasila-q6ieP9JY8i.jpg Yapto Kembali Terpilih Jadi Ketum Pemuda Pancasila

BATU – Yapto S Soerjosemarno kembali terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila (PP) untuk periode 2014-2019. Penetapan berdasarkan aklamasi Mubes PP di Kota Batu, Jawa Timur, yang diikuti Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) dan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) seluruh Indonesia dan Perwakilan Luar Negeri.

“Saya hormati keputusan ini meski saya menjunjung adanya kaderisasi,” ujar Yapto menyikapi keterpilihannya dalam rilis yang diterima Okezone, Sabtu (9/11/2014).

Yapto menceritakan, sejak tahun 1990 dia sudah meminta adanya pergantian kepemimpinan di PP. Sayangnya, gagasan itu tidak direspons secara positif oleh kader PP dan hal itu berlangsung hingga pada pemilihan Mubes ke- IX kali ini.

Yapto meminta, ke depan PP harus bisa menonjolkan kader-kader yang memiliki reputasi di bidang ilmu pengetahuan, pengusaha, dan bukan melulu menampilkan kader yang menjadi kepala daerah atau anggota legislatif. “Saya menerima amanah ini den gan penuh tanggung jawab, dan akan menyusun kepengurusan MPN dalam tempo satu bulan,” katanya.

Musyawarah Besar PP yang berakhir tanggal 8 November 2014 juga telah menghasilkan sejumlah rekomendasi yang akan disampaikan kepada pemerintah. Rekomendasi itu terbagi secara internal dan eksternal yang meliputi bidang ekonomi, politik, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan nasional.

Menurut Pimpinan Sidang Pleno, Zikrullah, rekomendasi eksternal di bidang ekonomi, Organisasi Sosial Kemasyarakatan Pemuda Pancasila mendesak kepada eksekutif dan legislatif untuk memberikan perhatian khusus dalam rangka meningkatkan sektor ketahanan pangan, sumber daya alam, ketahanan energi dan mineral dengan mengkaji ulang secara komprehensif dan menyempurnakan peraturan perundang-undangan.

“Pada rekomendasi Ideologi Politik, PP mendesak kepada eksekutif dan legislatif agar mengembalikan konstitusi negara Republik Indonesia sesuai naskah asli UUD 1945. PP juga mendesak kepada eksekutif dan legislatif untuk melakukan kajian tentang sistem pemilihan umum yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945 dan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia,” tegas Zikrullah.

(teb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini