Muktamar SDA Perpanjang Konflik PPP

Dede Suryana, Okezone · Kamis 30 Oktober 2014 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2014 10 30 337 1058919 muktamar-sda-perpanjang-konflik-ppp-i8BeHYmogB.jpg PPP (Foto: Dok Okezone)
JAKARTA - Mayoritas DPW dan DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memilih tidak menghadiri muktamar yang digelar Suryadharma Ali (SDA). Alasannya, forum tersebut dianggap hanya untuk mengobok-obok partai.
 
Muktamar SDA dinilai bukan Muktamar islah, melainkan muktamar untuk memperpanjang konflik. Ketua DPC PPP Sumenep KH. Baharuddin menegaskan, Surat Kemenkumham Nomor : M.HH-07.AH.11.01 TAHUN 2014 tanggal 28 Oktober 2014 sudah jelas mengesahkan hasil Muktamar Surabaya. Karena itulah, tidak ada lagi dualisme PPP.
 
"Mereka yang hadir hanya untuk memperpanjang konflik. Apalagi kubu SDA di sejumlah media secara tegas akan menggugat ke PTUN, ini kan sama halnya memperpanjang persoalan," kata Baharudin, Kamis (30/10/2014).
 
Pihaknya saat ini lebih memilih menghadiri Rapimwil di DPW PPP Jawa Timur untuk konsolidasi dan mengikuti sosialisasi hasil Rapimnas I. Baharudin juga mendukung langkah Ketua Umum PPP M Romahurmuziy untuk menertibkan partai dari gangguan anasir-anasir jahat.
 
"Ini karena ada oknum yang mengambil keuntungan dari konflik PPP, sehingga terus memperkeruh suasana," tandas alumni Ponpes Darul Ulum Banyuanyar ini.
 
Pihaknya juga mendapatkan informasi valid jika KH. Maimun Zubair tidak akan menghadiri muktamar yang digelar SDA. Selain itu, pihaknya juga mendapatkan informasi kalau Ketua OC Ahmad Farial dan Ketua SC Zainut Tauhid mengundurkan diri, dan Ketua SC Zainut.
 
“Kalau sudah posisi seperti ini apa masih mau dianggap legal," tegas Baharuddin.
 
 

Sebelumnya, Suryadharma Ali (SDA) memastikan Ketua Majelis Syariah PPP, KH Maimoen Zubair akan datang di Muktamar VIII PPP yang berlangsung di Hotel Grand Sahid, hari ini. "Kiai Moen akan datang jam dua nanti," jelas SDA.

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini