Share

SDA Gelar Muktamar, Anulir Romy sebagai Ketum

Arief Setyadi , Okezone · Minggu 19 Oktober 2014 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2014 10 19 337 1054064 INepUebVPg.jpg SDA Gelar Muktamar, Anulir Romy sebagai Ketum

JAKARTA - DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Suryadharma Ali akan menggelar Muktamar untuk menganulir keterpilihan Romahurmuziy (Romy) sebagai ketua umum versi Muktamar di Surabaya.

"Ya betul (menganulir Romy sebagai Ketua Umum)," kata Ketua DPP PPP, Fernita Darwis, kepada Okezone, Sabtu (19/10/2014) malam.

Menurut Fernita, Muktamar akan digelar 30 Oktober di Jakarta. Dia mengatakan acara itu bukan Muktamar Luar Biasa atau Muktamar Islah, tapi Muktamar sesuai konstitusional.

Fernita yang bertindak sebagai Sekretaris Muktamar menjelaskan, Romahurmuziy alias Romy telah melakukan pelanggaran karena menggelar Muktamar di Surabaya pada 15 sampai 18 Oktober.

Pasalnya, sesuai dengan keputusan Mahkamah Partai, harusnya Muktamar tidak bisa dilakukan sebelum terjadi islah antara kubu Romy dengan Suryadharma Ali (SDA) terhitung tujuh hari sejak 11 Oktober.

"Romy sudah melakukan one prestasi dengan melaksanakan (Muktamar) pada saat tenggang waktu tersebut," tukasnya.

Buntut islah tidak tercapai, sambung Fernita, penyelenggaran Muktamar diamanatkan ke Majelis Syariah untuk memimpin rapat harian untuk menetapkan waktu, tempat dan kepanitiaan Muktamar.

Ditetapkanlah Muktamar VIII PPP yang resmi pada 30 Oktober dengan tema "Islah Nasional untuk Rakyat."

Romy menggelar Muktamar VIII di Surabaya dan terpilih sebagai Ketua Umum PPP. Muktamar tersebut dihadiri oleh 26 dari 33 DPW PPP se-Indonesia.

Salah satu keputusan Muktamar tersebut menyatakan dukungan kepada Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Ini pun sudah disampaikan secara resmi ke Jokowi-JK semalam.

(trk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini