nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jalan Panjang e-KTP

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 08 Januari 2014 15:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 01 08 337 923496 rS48OgXNGA.jpg Perekaman data untuk e-KTP (Foto: Koran Sindo)

RENCANA pemberlakuan efektif Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) secara nasional, 1 Januari 2014, gagal terealisasi. Kementerian Dalam negeri (Kemendagri) menganggap, kegagalan tersebut akibat banyaknya warga yang belum melakukan rekam data.

Melesetnya target itu secara tidak langsung juga berdampak pada penetapan DPT pemilu. Sebab, sistem administrasi kependudukan tidak rapi.

Fungsi e-KTP sendiri identitas jati diri, mencegah KTP ganda dan pemalsuan, serta terciptanya keakuratan data penduduk untuk mendukung program pembangunan.

Untuk merealisasikan program tersebut, Pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp5 triliun lebih sejak 2011. Dengan perincian, 2011 Rp2,29 triliun, 2012 Rp1,68 triliun, dan 2013 Rp1,59 triliun.

Berikut kronologis program e-KTP:

2008-2009

Kementerian Dalam Negeri mematangkan rencana pelaksanaan e-KTP setelah dilakukan uji coba.

Februari 2011

Program e-KTP resmi diluncurkan. Pelaksanaan awal terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai pada Februari.

30 April 2012

Batas terakhir dari tahap pertama pembuatan e-KTP untuk 67 juta penduduk di 2.348 kecamatan dan 197 kabupaten dan kota. Tahap kedua akhir 2012.

November 2013

Perekaman data penduduk mencapai 173.325.378 jiwa, Kemendagri menyatakan angka itu sudah melampaui target, yakni hingga akhir 2012 mencapai 172 juta e-KTP.

26 September 2013

Rapat paripurna DPR menyepakati perubahan UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Salah satu poin penting yang ada dalam undang-undang itu adalah pemberlakukan e-KTP seumur hidup. Kemendagri menyatakan, pemberlakuan e-KTP seumur hidup menghemat anggaran hingga Rp4 triliun.

31 Desember 2013

Batas akhir pembuatan e-KTP secara nasional. Pemerintah merencanakan mulai 1 Januari 2014 e-KTP berlaku efektif.

1 Januari 2014

Kemendagri memperpanjang lagi masa efektif e-KTP akibat masih adanya sejumlah kendala dalam proses distribusi kepemilikan kartu identitas tersebut. Kemendagri menuding banyak warga belum melakukan rekam data. Sebagai konsukuensi, masa belaku KTP non-elektronik atau KTP lama diperpanjang hingga 31 Desember 2014.

 

Karut Marut program e-KTP di berbagai daerah:

Medan

Sebanyak 1.500 KTP elektronik bermasalah karena sidik jarinya tidak jelas sehingga harus dilakukan perekaman ulang.

Deliserdang

Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Deliserdang, Yusuf Siregar, dicopot dari jabatannya pada 2 September 2013 karena e-KTP yang bermasalah. Banyak warga yang belum mendapatkan e-KTP meski sudah berbulan-bulan melakukan rekam data.

Palembang

Hingga saat ini belum ada satu pun kecamatan yang 100 persen menyelesaikan rekam data e-KTP. Sementara yang sudah tercetak sekira 84 persen, namun belum semuanya terdistribusi.

DKI Jakarta

Hingga Sepetember 2013, KTO elektronik yang di distribusikan ke warga mencapai 4.980.277 lembar, sementara jumlah warga yang sudah merekam data sebanyak 6.160.263 orang. Persoalaannya, hingga kini tidak ada kejelasaan kapan e-KTP jadi. Banyak yang sudah menunggu selama hampir setahun dan tidak mendapat kejelasan.

Tasikmalaya

Sejumlah warga mengaku dipungut biaya Rp5.000-Rp10 ribu saat melakukan rekam data. Selain itu, distribusi e-KTP juga kacau karena banyak warga yang belum menerima.

Bandung

Kasus salah cetak data e-KTP warga Kota Bandung yakni mencapai 33 ribu lembar. Kesalahan itu antara lain alamat dan nama. KTP lantas dikembalikan ke Kemendagri. Pada April 2013 tercatat baru 1,4 juta warga yang merekam data.

Yogyakarta

Sekira 5.000 e-KTP belum tercetak meski warga sudah menyelesaikan rekam data beberapa bulan sebelumnya. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta menyatakan, mereka sebenarnya sudah siap mencetak e-KTP sendiri, namun blanko dari pusat belum datang.

Sleman

Hingga awal 2014, pembuatan e-KTP belum juga tuntas. Setidaknya 500 lembar e-KTP gagal cetak, sementara 7.000 lainnya belum tercetak.

Solo

Ratusan e-KTP yang telah tercetak dan terdistribusikan dikembalikan ke kantor Dispenducapil. Rata-rata akibat kesalahan data, seperti nama, agama, dan tanggal lahir. Sementara sebagian kecil lainnya akibat warga menginginkan perubahaan data, seperti menikah dan pindah agama.

Kabupaten Malang

Hingga November 2013 sekira 550 ribu warga Kabupaten Malang belum melakukan perekamaan data e-KTP. Secara keseluruhan di Jawa Timur setidaknya masih ada 1,2 juta penduduk belum memiliki e-KTP.

 

Identitas Penduduk Beberapa Negara

Malaysia

MyKad

MyKad wajib bagi penduduk mulai usia 12 tahun. MyKad menggunakan teknologi elektronik (chip) diluncurkan pada 2001. MyKad juga multifungsi, yakni sebagai kartu ATM, dompet elektronik, dan kunci publik untuk membuka beragam fasilitas lain.

China

Jumin Shenfenshen atau Resident Identity Card

Diterbitkan untuk warga pertama kali pada usia sekolah, KTP menjadi wajib bagi warga minimal usia 16 tahun. KTP bersistem elektronik. Card reader banyak tersebar di lokasi-lokasi publik seperti tempat wisata, stasiun, dan lain-lain. Hal ini memudahkan polisi atau petugas lain yang mengecek identitas seseorang.

Belanda

Identiteitskaar

KTP diperuntukkan bagi warga mulai usia 14 tahun. Denda karena tidak mampu menunjukkan bukti identitas sebesar 60 euro bagi warga umur 16 tahun ke atas dan 30 euro untuk usia 14 atau 15 tahun. Bukti identitas juga diperlukan saat membuka rekening bank dan ketika memulai kontrak kerja.

Singapura

National Registration Identity Card

Wajib bagi warga negara dan penduduk tetap untuk mengajukan permohonan KTP dari usia 15 tahun. Mereka harus mendaftar ulang kartu tersebut untuk penggantian pada usia 30 tahun. Kartu diperlukan untuk beberapa hal, seperti pembaruan paspor dan pemilu.

Spanyol

The Documento Nacional de Identidad

Wajib bagi warga mulai usia 14 tahun, namun bisa diterbitkan sebelum itu, diperlukan misalnya untuk berpergian ke negara Eropa lainnya. Secara hukum, kartu identitas tersebut harus dibawa setiap saat dan secara rutin digunakan untuk identifikasi. Sejak 2006, diberlakukan DNI elektornik.

Thailand

Thai National ID Card

KTP wajib bagi seluruh warga negara mulai usia 7 tahun. Mulai 10 Juli 2011, pihak berwenang mendatangi sekolah-sekolah dan membuatkan KTP untuk para siswa. Sebelumnya, hanya warga berusia 15 sampai 70 tahun yang wajib ber-KTP. Format KTP bocah mengikuti format KTP orang dewasa, dengan desain baru, lengkap dengan kartu chip. KTP ditulis dalam aksara Thai dan latin.

(ton)

Berita Terkait

Penelusuran Data dan Angka

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini