nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jumlah Pengangguran Tahun 2014 Diprediksi Menurun

K. Yudha Wirakusuma, Okezone · Kamis 19 Desember 2013 03:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2013 12 18 337 914353 GIb0BxUItU.jpg Ilustrasi (Foto:Okezone)

JAKARTA - Pemerintah memprediksi jumlah pengangguran pada tahun 2014 diprediksikan akan menurun menjadi 7,24 juta orang (6,03%). Jumlah ini lebih rendah dibanding jumlah pengangguran terbuka saat ini yang berjumlah 7,39 juta orang (6,25%) (BPS, Sakernas Agustus 2013).

“Pemerintah optimistis tahun depan perekonomian Indonesia akan tumbuh dengan baik sehingga diperkirakan akan dapat menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas, “kata Menakertrans Muhaimin Iskandar dalam sambutannya yang dibacakan Sekjen Kemnakertrans Muchtar Luthfi pada acara Workshop Rencana Tenaga Kerja Nasional 2014-2015, di Jakarta Rabu (18/12/2013).

Sedangkan Kesempatan kerja yang tercipta tahun depan diperkirakan sebanyak 1,87 juta orang yang disediakan oleh sembilan sektor lapangan usaha sehingga diharapkan penyerapan pengangguran semakin tinggi.

Penurunan jumlah penganggur terbuka tersebut disebabkan optimisme tumbuhnya perekonomian Indonesia dan semakin berkurangnya tambahan angkatan kerja baru. Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk membuka lapangan pekerjaan di berbagai sector untuk mengimbangi adanya tambahan angkatan kerja baru yang bertambah setiap tahunnya.

“Angkatan kerja baru diperkirakan bertambah, sebanyak 1,72 juta, yakni dari 118,19 juta tahun 2013 meningkat menjadi 119,91 juta pada tahun 2014. Namun secara umum tambahan angkatan kerja baru diperkirakan semakin mengecil,“ ucapnya.

Semakin sedikitnya tambahan angkatan kerja baru, disebabkan karena semakin banyaknya anak-anak usia sekolah yang melanjutkan ke sekolah lebih tinggi baik,  baik yang ke SMTP, SMTA maupun Perguruan Tinggi. Selain itu semakin sedikitnya pelajar yang droup out (DO) menyebabkan angaktan kerja baru  yang memasuki pasar kerja semakin berkurang.

“Besarnya kesempatan kerja yang semakin luas  tersebut diperkirakan mampu disediakan oleh 9 sektor lapangan usaha sehingga terbuka untuk menyerap pengangguran, “ terangnya.

Kesempatan kerja di sector pertanian Pertanian sebanyak 0,01 juta orang, Pertambangan 0,03 juta orang,Industri Pengolahan, 0,67 juta orang, Listrik, Gas dan Air 0,01 juta orang, dan sector Bangunan 0,35 juta orang. Sedangkan Perdagangan 0,39 juta orang, Angkutan 0,01 juta orang, Keuangan, 0,15 juta orang dan sector jasa sebanyak 0,25 juta orang.

(ydh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini