IPW: Polwan Hanya Menjadi Pagar Ayu

Angkasa Yudhistira, Okezone · Rabu 04 Desember 2013 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2013 12 04 337 906840 wAUbkYUTNe.jpg Polwan Berjilbab (Foto: A. Fardiansyah/Okezone)

JAKARTA - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, menilai kedudukan polisi wanita (Polwan) pada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) hingga saat ini hanya sebagai 'pemanis' belaka.

"Polwan hanya dijadikan pagar ayu. Selama ini seperti itu," ujar Neta kepada Okezone, Selasa (3/12/2013).

Bahkan, sambung Neta, terkadang para polwan dijadikan office girl, pelayan, dan front office. "Polwan belum dimaksimalkan sebaga polisi wanita yang profesional," tutupnya.

Kritikan terkait keberadaan polwan, sebelumnya juga dilontarkan oleh anggota komisi hukum DPR RI, Eva Kusuma Sundari. Eva mempermasalahkan isu yang berkembang soal jilbab polwan yang belakangan diputuskan untuk ditunda.

"Aku agak kecewa kenapa kok urusan seragam didahulukan. Aku minta polwan ditambah, polwan jadi Kapolda, itu lebih esensial kalau memang ngomong hak asasi," kata Eva.

Menurut Eva, harus ada persamaan karier bagi polisi pria dan polwan, sehingga hak asasi para polwan benar-benar terjamin. "Polwan harus diberikan kesempatan karier juga. Ini penting," sambungnya.

(ydh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini