Polwan Berjilbab Belum Tentu 'Dongkrak' Citra Polri

K. Yudha Wirakusuma, Okezone · Rabu 04 Desember 2013 08:07 WIB
https: img.okezone.com content 2013 12 04 337 906797 RoyUgeqyPe.jpg Polwan Berjilbab (Foto: A. Fardiansyah/Okezone)

JAKARTA - Hingga saat ini, pro kontra penggunaan jilbab oleh polisi wanita (Polwan) terus bergulir. Pengamat kepolisian Bambang Widodo umar mengatakan pengguanaan jilbab bagi polwan tidak secara otomatis akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi berseragam cokelat ini.

"Ya belum tentu. Untuk meningkatkan kepercayaan banyak faktornya," kata Bambang saat berbincang dengan Okezone, Selasa (3/12/2013).

Dia mengatakan polisi harus mampu melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat terhadap para anggotanya. "Pengawasan yang ketat yang penting dilapangan propam atau kompolnas dan pimpinan kapolsek, kalau ada yang salah jangan dilindungi, tindak tegas. Masih banyak polisi bagus, yang antri yang bisa dipakai," tukasnya.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Sutarman, membebaskan kepada para polwan jika ingin menggunakan jilbab saat berdinas.

 

"Itu hak asasi seseorang, saya sudah sampaikan kepada anggota kalau misalnya ada anggota yang mau pakai silahkan," jelas Sutarman, Selasa 19 November lalu.

 

(ydh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini