nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Upaya Pemerintah Tekan Angka Penggangguran

K. Yudha Wirakusuma, Okezone · Sabtu 30 November 2013 23:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2013 11 30 337 905367 Rf0Ke4zWtJ.jpg Menakertrans Muhaimin Iskandar (Foto:Okezone)

JAKARTA - Guna meningkatkan penyerapan pengangguran dan penciptaan lapangan kerja, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan lima pilar, aksi penciptaan kesempatan kerja yang diimplementasikan pada tahun ini melalui program penciptaan kesempatan kerja satu juta.

"Pemerintah terus berupaya untuk membuka lapangan pekerjaan baru baik di bidang formal, maupun informal. Salah satu  solusi untuk menekan angka pengangguran adalah dengan menggelar Gerakan Penanggulangan Pengangguran (GPP)  di seluruh Indonesia," Kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dalam pesan elektroniknya, Sabtu (30/11/2013).  

Pemerintah menetapkan lima pilar strategi yaitu informasi dan layanan ketenagakerjaan, peningkatan keterampilan dan kapasitas angkatan kerja, pengembangan UMKM dan kewirausahaan, program padat karya dan infrastruktur serta program darurat penciptaan lapangan kerja.

Muhaimin mengatakan Pemerintah memprioritaskan penciptaan lapangan pekerjaan baik formal maupun informal serta upaya penciptaan lapangan kerja (Job Creation) yang dipadukan dengan program aksi pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas.

Salah satu upaya pemerintah untuk menekan angka penggangguran yaitu dengan diresmikannya Gerakan Penanggulangan Pengangguran Nasional Tahun 2013 dan Pencanangan Gerakan Perempuan Mandiri di Negeri Sendiri di, Sidoarjo, Jawa Timur.

"Kegiatan ini diselenggarakan untuk menggugah seluruh komponen masyarakat agar bersinergi dan berintegrasi menciptakan kesempatan kerja dan kesempatan berusaha bagi para penganggur maupun pencari kerja khususnya perempuan," ucapnya.

Dalam acara yang dilaksanakan Sabtu 30 November ini, turut dihadiri Wakil Gubermur Jawa timur Syaifullah Yusuf dan Bupati Sidoarjo Saiful Illah, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diwakili SesMen Sri Danti Anwar dan Menteri Koperasi dan UKM  yang diwakili Deputi Bidang Produksi Bramansetyo.

(ydh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini