Jenazah Habib Munzir Diterima Jemaah dengan Histeris

Tegar Arief Fadly, Okezone · Minggu 15 September 2013 19:26 WIB
https: img.okezone.com content 2013 09 15 337 866403 arptP9DWRK.jpg Ambulans yang membawa jenazah Habib Munzir (foto: Tegar/okezone)

JAKARTA - Jenazah pimpinan Majelis Rosulullah almarhum Habib Munzir Al Musawa telah tiba di rumah duka yang terletak di komplek Liga Mas, Pancoran Jakarta Selatan.

Jenazah tiba pada pukul 19.03 WIB dengan dikawal oleh tiga orang personil Polisi yang mengendarai motor patroli serta sejumlah jamaah Majelis Rosulullah.

Pantauan Okezone, Minggu (15/9/2013) begitu tiba di lokasi, seluruh jamaah langsung berteriak histeris. Mereka meneriakan takbir sembari menangis meronta-ronta melihat mobil yang mengangkut jenazah pimpinanya itu.

Habib Munzir meninggal dunia usai menjalani perawatan di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta akibat sakit radang otak yang dideritanya. Dia sudah menjalani perawatan secara rutin dan sering kambuh-kambuhan. Menurut penuturan salah satu murid Habib Munzir, Habib Alaydrus, habib juga sering mengalami sesak napas.

Masa kecil almarhum dihabiskan di daerah Cipanas, Jawa barat bersama-sama saudara-saudaranya, Ramzi, Nabiel Al-Musawa, serta Lulu Musawa. Ayahnya meninggal dunia tahun 1996 dan dimakamkan di Cipanas, Jawa Barat.

Setelah ia menyelesaikan sekolah menengah atas, ia mulai mendalami Ilmu Syariah Islam di Ma’had Assaqafah Al Habib Abdurrahman Assegaf di Bukit Duri Jakarta Selatan, lalu mengambil kursus bahasa arab di LPBA Assalafy Jakarta timur.

Sementara untuk nama Rasulullah SAW sengaja digunakan sebagai nama Majelisnya, yaitu Majelis Rasulullah SAW, agar apa-apa yang dicita-citakan oleh majelis taklim ini tercapai. Sebab ia berharap, semua jemaahnya bisa meniru dan mencontoh Rasulullah SAW dan menjadikannya sebagai panutan hidup.

(ahm)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini