Share

Sowan ke Din Syamsuddin, Tantowi Klarifikasi Kunjungan ke Israel

Dony Aprian, Okezone · Senin 24 Juni 2013 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2013 06 24 337 826874 24eb3BZOYh.jpg Foto: Dony Aprian

JAKARTA - Politikus Partai Golkar, Tantowi Yahya, menyambangi Kantor Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah di Jakarta. Kedatangan Anggota Komisi I DPR ini terkait kunjungannya ke Israel beberapa pekan lalu.

 

 

"Saya ingin silaturahmi sekaligus meluruskan polemik yang selama ini terjadi soal kunjungan saya ke Israel," kata Tantowi kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/6/2013).

 

Di hadapan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, Tantowi menyatakan kunjungannya ke Israel bukan untuk mendukung penjajahan Israel terhadap Bangsa Palestina. Kunjungan itu justru dilakukan untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina mencapai hak-hak kemerdekaan.

 

"Saya termasuk orang yang terdepan membela Palestina," ujarnya.

 

Tantowi menjelaskan kunjungannya ke Israel dalam rangka mengikuti seminar yang mengangkat tema perdamaian Israel dan Palestina. Selama mengikuti seminar dia mengaku banyak mendapatkan perspektif baru soal potensi perdamaian Israel dan Palestina.

 

"Di forum itu saya termasuk orang yang terdepan membela Palestina untuk mendapat haknya agar diakui sebagai negara independen dan berdaulat," terang Tantowi kepada Din.

 

Dalam kesempatan itu pula, Tantowi mengatakan Indonesia bisa memainkan peran penting dalam proses perdamaian kedua belah pihak. Pasalnya, selama ini proses perdamaian hanya difasilitasi oleh Amerika Serikat.

 

"Kita tahu Amerika tidak netral. Maka itu Indonesia mesti ambil peran sebagai juru damai alternatif," kata Tantowi.

 

Sementara itu Din Syamsuddin menyatakan dirinya bisa menerima penjelasan yang disampaikan Tantowi. Menurutnya Muhammadiyah juga memiliki konsentrasi besar terhadap proses perdamain antara Israel dan Palestina.

 

"Saya yakin teman-teman yang datang ke sana punya niat baik dalam rangka mendukung percepatan perdamaian kedua negara," katanya.

 

Indonesia, menurut Din, harus lebih berperan aktif dalam proses perdamaian Israel dan Palestina. Dia percaya Indonesia sebagai negara besar dunia bisa memberikan kontribusi positif terhadap usaha perdamaian kedua belah negara.

 

"Saya sepakat harus adanya komunikasi dengan pihak Israel yang dilakukan oleh tokoh-tokoh non pemerintah. Kita tidak boleh menafikan dialog,” pungkas Din.

(teb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini