nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

"Saya Ikut Demo karena Sembako, Bukan Mau Dengar Orasi"

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Senin 25 Maret 2013 16:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 03 25 337 781160 TsYT2R0j6b.jpg (foto:Fiddy/okezone)

JAKARTA- Pembagian sembako oleh Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) di Jalan Diponegoro 74, Jakarta Pusat disesalkan banyak warga. Pasalnya, mereka mengaku sudah mengantri sejak pagi.

Berdasarkan pantauan Okezone, pembagian sembako ini baru dilakukan sekira pukul 14.30 WIB. Sementara warga sudah berdatangan sejak pukul 09.00 WIB tadi. Mereka pun bersabar menunggu dengan ditemani sengatan panasnya matahari.

"Sudah dari pagi di sini. Pergi rombongan sama tetangga," kata seorang warga, Putri, kepada Okezone, Senin (25/3/2013).

Putri yang tinggal di kawasan Manggarai ini tampak menyesal telah ikut menunggu sembako ini. Padahal, dia bersama warga lain, yang rata-rata ibu-ibu dan anak-anak, rela panas-panasan sambil dengar orasi yang dilakukan pihak MKRI.

"Saya enggak ngerti apa-apa soal orasi. Mau siapa pun Presidennya, yang penting mikirin rakyat. Saya ikut Demo juga karena sembakonya, bukan mau dengar orasi," tegasnya.

Tapi, setelah membuka isi sembako, yakni satu liter beras, tiga bungkus mie instan, dan sebungkus kecil bawang merah, Putri pun menyesal. "Cuma segini doang sembakonya. Sudah antri lama, panas-panasan, seuprit sembakonya. Ini mah saya bisa beli," tandasnya.

Seperti diberitakan, aktivis MKRI, Juan Forti Silalahi mengatakan, pihaknya hanya membagikan sembako. Pihak MKRI menyatakan telah menyiapkan lima ribu kupon sebelumnya. Warga yang datang bisa menukarkan kupon tersebut dengan sembako.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini